Jumat, 13 Maret 2026

Berita Viral

Gegara Uang Rp 200 Ribu, Istri Tega Hantam Kepala Suami Pakai Mesin Pompa Air hingga Tewas di Sumsel

Hanya karena kurang diberi uang, istri tega membunuh sang suami. Ia membunuh sang istri dengan menggunakan pompa air yang rusak dan menghantamkannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara Uang Rp 200 Ribu, Istri Tega Hantam Kepala Suami Pakai Mesin Pompa Air hingga Tewas di Sumsel
Kolase Tribunsumsel.com/ Sripoku.com/ Alan Nopriansyah
Polisi Saat Menggelar Ungkap Kasus (Kiri)-Sulastri, Pelaku Pembunuhan (Kanan) - Karena Uang Rp 200 Ribu, Istri di OKU Selatan Bunuh Suaminya, Kesal Tiap Hari Dimintai Uang 

"Saya berbohong sebab saat itu saya belum sepenuhnya sadar, panik dan juga takut,"ujar Sulastri, Kamis (21/11/2024).

Ia juga mengungkapkan, tega menghabisi nyawa sang suami (korban) lantaran kesal, hingga gelap mata setelah cekcok mulut perkara uang.

Diakuinya, Cekcok mulut tersebut bermula saat suaminya (korban) meminta uang Rp 300.000.

Namun, hanya ada Rp 200 ribu diberikan oleh Sulastri, sehingga terjadi cekcok mulut.

Baca juga: 6 Fakta Sidang Hukuman Mati Aning, Tidak Ada Gangguan Jiwa hingga Hubungan Keluarga

Padahal suaminya tersebut selama ini tak bekerja. "Ia minta uang Rp 300 ribu, tapi adanya cuman Rp 200 ribu, dia tidak terima, cekcok mulut, saya khilaf aku timpuk dengan mesin sanyo,"katanya.

Kini Sulastri harus mempertanggungjawabkan perbuatanya dengan dijerat Pasal Undang Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), di pasal 44 dan Pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Untuk tersangka diancam hukuman 15 tahun, tapi kita belum bisa membawanya karena masih dirawat,"ungkap Kapolres.

Rangkaian Pembunuhan Suami karena Emosi

  • Saprudin (62) tewas dibunuh istrinya.
  • Mereka warga Dusun II Desa Pendagan Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.
  • Pembunuhan terjadi pada 3 November 2024 lalu.
  • Sulastri (58) mengaku gelap mata (khilaf) karena kesal terhadap perilaku suaminya.
  • Keduanya cekcok mulut, perkara korban meminta uang Rp 300.000 namun hanya ada Rp 200.000.
  • Korban selama ini hanya pengangguran karena kurang sehat.
  • Sulastri pun sebagai tulang punggung keluarga.
  • Karena emosi, Sulastri mengangkat mesin pompa air rusak dihantamkan ke suaminya.
  • Yang cari uang sehari- hari saya, dia minta uang tiap hari,"kata Sulastri.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KESAL Tiap Hari Minta Uang Padahal Tidak Kerja, Sulastri Ngaku Khilaf Membunuh Suaminya

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved