Selasa, 10 Maret 2026

Berita Viral

Gegara Uang Rp 200 Ribu, Istri Tega Hantam Kepala Suami Pakai Mesin Pompa Air hingga Tewas di Sumsel

Hanya karena kurang diberi uang, istri tega membunuh sang suami. Ia membunuh sang istri dengan menggunakan pompa air yang rusak dan menghantamkannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Gegara Uang Rp 200 Ribu, Istri Tega Hantam Kepala Suami Pakai Mesin Pompa Air hingga Tewas di Sumsel
Kolase Tribunsumsel.com/ Sripoku.com/ Alan Nopriansyah
Polisi Saat Menggelar Ungkap Kasus (Kiri)-Sulastri, Pelaku Pembunuhan (Kanan) - Karena Uang Rp 200 Ribu, Istri di OKU Selatan Bunuh Suaminya, Kesal Tiap Hari Dimintai Uang 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hanya karena kurang diberi uang, istri tega membunuh sang suami.

Ia membunuh sang istri dengan menggunakan pompa air yang rusak dan menghantamkannya di kepala sang suami.

Diketahui suaminya saat itu merupakan pengangguran karena kurang sehat.

Akhirnya sang istri pun mau tak mau menjadi tulang punggung keluarga.

Suami kala itu meminta uang kepada istri Rp 300 ribu, namun yang hanya dipegang sang istri hanya Rp 200 ribu.

Sehingga adu cekcok pun terjadi.

Baca juga: Bundaaa Kata Terakhir Tilfa Bocah 8 Tahun Sebelum Tewas Dibunuh Aning, Kini Pelaku Dihukum Mati

Namun karena adu cekcok pun tak berhenti, sang istri juga sudah naik pitam, suaminya pun dilemparkan pompa air yang telah rusak ke kepalanya.

Sang suami pun tewas seketika.

Polres OKU Selatan berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Saprudin (62) di Muaradua OKU Selatan, Sumatera Selatan, pada 3 November 2024 lalu.

Saprudin (62) merupakan warga Dusun II Desa Pendagan Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Kini terungkap, pelaku ternyata istri korban sendiri yang bernama Sulastri (58).

Pengungkapan pelaku ini setelah penyelidikan cukup panjang.

Kasus ini pun dirilis Kamis (21/11/2024) di halaman Kantor Satreskrim Polres OKU Selatan.

Baca juga: Buktikan Ada Sapi Makan Martabak, Desril Bocah SD di Lumajang Viral Dapat Uang Rp 1 Juta dari Guru

Menurut polisi, pelaku pembunuhan adalah istri dari korban sendiri yakni Sulastri (58).

Saat diwawancara Tribun Sumsel, Sulastri mengaku memilih berbohong menyebut Febri anaknya sebagai pelaku, lantaran panik bercampur takut, syok akan peristiwa yang baru saja dialaminya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved