Pilkada Boalemo
KPU Boalemo Ingin Media Digital Gorontalo Jadi Wadah Edukasi Politik dan Penangkal Hoaks
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo mengevaluasi kerja sama media pers pada Rabu (13/11/2024).
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-pertemuan-KPU-Boalemo-dan-media-pers.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo mengevaluasi kerja sama media pers pada Rabu (13/11/2024).
Hal ini bertujuan bertujuan untuk mengoptimalisasi media digital menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
KPU Boalemo menghadirkan 33 perwakilan media digital se-Provinsi Gorontalo dan 7 PPK se-Kabupaten Boalemo.
Ketua KPU Boalemo, Yuyun Antu dalam sambutannya menyampaikan alasan utama KPU bekerja sama dengan media pers.
“Alasan utama kami untuk menjadikan catatan jurnalis bagai pembelajaran dan referensi bagi generasi masa mendatang,” kata Yuyun Antu.
Baca juga: Solusi Paslon Bupati Gorontalo soal Korupsi, Perkuat Iman hingga Tes Kejiwaan
Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Febriani Selvia Biya, menegaskan, pers Gorontalo harus menjadi wadah edukasi politik bagi masyarakat.
“Selain menjadi media edukasi politik, media bisa memberikan pengaruh dalam meningkatkan partisipasi di 27 November 2024. Jangan sampai masyarakat terkontaminasi dengan informasi hoaks dan politik uang,” kata Febriani.
Hal serupa dilontarkan Ketua Divisi Sosdiklih, ParHubmas dan SDM Yulius Steven Silingade.
“Jujur, kerja media sangatlah membantu kerja-kerja kami (KPU Boalemo,red) dalam memberikan informasi program dan tahapan pemilu. Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama ini,” ungkap Yulius.
Yulius berharap media pers bisa memberi dampak positif demi mewujudkan Pilkada yang damai. (Adv)
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Halaman Tribun Gorontalo