Tribun UMKM
Dulu Omzet Rp180 Juta per Bulan, Kini Pemasukan Pedagang Pasar Buah Bulila Gorontalo Cuma Satu Digit
Kawasan pusat perbelanjaan Pasar Buah Bulila kini sepi pembeli.. Padahal sebelum pandemi Covid-19, omzet para pedagang mencapai ratusan juta rupiah.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Risman-Kasiati.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kawasan pusat perbelanjaan Pasar Buah Bulila kini sepi pembeli.
Padahal sebelum pandemi Covid-19, omzet para pedagang mencapai ratusan juta rupiah.
"Dulu sebelum Corona satu hari Rp 60 juta, kalau sebulan dikali 30 saja," ungkap Risman Kasiati, salah satu pedagang yang ditemui TribunGorontalo.com, Selasa (12/11/2024).
Lokasi pedagang ini di Jalan Wadipalapa, Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, tepat di belakang Telaga Park.
Risman menjadi satu-satunya pedagang yang bertahan saat Gorontalo dilanda pandemi.
"Dulu di sini ada 10 pedagang sesuai lapak, namun saat ini semuanya saya yang isi," tukasnya.
Setiap lapak disewa Rp 15 ribu, sehingga total uang ia bayar setiap hari sebesar Rp 150 ribu.
Kondisi saat ini membuatnya dilema. Pasalny, pemasukan Rp1 juta sudah sangat sulit.
Tak jarang setiap hari ia harus membuang sejumlah buah-buahan yang sudah membusuk akibat tidak laku.
Risman merasa terbantu adanya penjual yang menawarkan buah dengan harga murah.
"Beberapa saya impor dari luar, namun ada juga yang dari Paguyaman," tukasnya.
Baca juga: Pelapor Nurhalisa Abdullah Ternyata Sepupu Owner Ebudo Gorontalo, Kuasa Hukum: Ada Persaingan Bisnis
Ia menyebut banyaknya lapak buah yang berseliweran di bahu-bahu jalan, membuat pembeli yang datang ke Pasar Buah menurun drastis.
"Padahal kalau dilihat, ini memang sudah jadi kawasan resminya dari pemerintah," keluhnya.
Risman berharap, setelah pilkada, pemerintah bisa menertibkan kembali sejumlah pasar dadakan.
"Khusus pasar buah, semua harus dipusatkan di sini. Di sini tempatnya steril, nyaman juga yang pasti buah-buahan yang dijual segar-segar," pungkasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini, Yuk Ikuti Facebook Tribun Gorontalo