Pelecehan Siswi SD di Gorontalo
Kronologi Siswi SD di Kabupaten Gorontalo Dilecehkan 5 Teman Sekolah, Rok Korban Ditarik Paksa
Siswi kelas 5 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gorontalo diduga mengalami pelecehan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-10-04_dugaan-pelecehan-seksual-di-organisasi-HMI-Cabang-Gorontalo.jpg)
Hanya saja posisi korban masih digenggam tangannya.
"Pas pintu terbuka, tangan saya ditahan, dan (siswa) kelas enam yang memegang tangan saya, kukunya panjang," ungkap korban.
Setelah itu, teman-temannya mengajak korban keluar kelas.
Baca juga: Kronologi Penangkapan Nurhalisa Abdullah Owner Ebudo, Drama Sepatu Hak hingga Suap Penegak Hukum
Pengakuan Orang Tua Korban
Menurut orang tua korban, kasus ini sudah terjadi dua kali.
Awalnya mereka sempat melapor ke sekolah.
Namun tidak ada tindakan tegas dari pihak sekolah.
"Tidak ada upaya dari guru-guru, itu yang disayangkan," ucapnya.
Bahkan, sejumlah guru justru tidak pernah menganggapnya serius.
"Cuma saya lihat anak saya lebih disudutkan, hanya dibilang anak saya sering bermain," paparnya.
Demikian halnya, aparat desa ketika mereka melapor, justru memandang kejadian itu hanya bagian dari lelucon anak-anak.
"Aparat desa mengatakan itu hanya permainan, jadi sempat cekcok dengan saya. Saya mengatakan ini pelecehan kenapa dianggap permainan," tutur ibu korban.
Saat ini orang tua korban telah melapor ke Polda Gorontalo atas kejadian tersebut.
Guru Lecehkan Murid
Kasus pelecehan pernah terjadi di Kabupaten Gorontalo.