Pilkada Kota Gorontalo
Klarifikasi Ana Abdul Hamid soal Tidak Hadiri Debat Calon Wali Kota Gorontalo, Ada Komitmen Bersama
Ana Abdul Hamid mengklarifikasi ketidakhadirannya saat debat Calon Wali Kota Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ana-Abdul-Hamid-mengklarifikasi-perihal-ketidakhadirannya-bersama-Ramli-Anwar.jpg)
Tanggapan KPU Kota Gorontalo
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario Nurkamiden, mengaku tidak mengetahui alasan ketidakhadiran pasangan mengusung tagline RAMAH tersebut.
"Yang bersangkutan tidak memberikan keterangan apapun sampai dengan saat ini, namun alhamdulillah tidak mengurangi hikmat maupun esensi dari debat perdana ini," jelasnya.
Kata Mario, sebelumnya pasangan calon hadir untuk persiapan debat perdana.
"Sampai dengan tadi siang, itu tidak lagi mengonfirmasi kehadiran mereka, tidak konfirmasi ke kita soal kahadiran," tuturnya.
Mario pun mempertimbangkan sanksi yang akan diberikan untuk paslon yang tidak hadir.
Menurutnya, ia akan mengacu pada KPT 1363.
"Kita akan lihat di KPT 1363, terkait dengan juknis, apakah ketidakhadiran ini memiliki efek atau tidak," ujarnya.
Sementara Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Sukrin Taib, mengatakan dalam peraturan KPU nomor 13 tahun 2024 tak ada ketentuan sanksi yang diberikan kepada paslon yang tak hadir.
"Yang ada adalah KPU menyampaikan kepada publik bahwa yang bersangkutan tidak ikut (debat terbuka)," tandasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Peristiwa Terkini. Yuk Ikuti Facebook Tribun Gorontalo