Pilpres AS
Siapa Kamala Harris? Sosok Lawan Donald Trump di Pilpres AS 2024
Kamala Harris menjadi lawan Donald Trump di Pemilihan Presiden AS. Kamala Harris merupakan politikus dan pengacara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/senator-kamala-harris.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kamala Harris menjadi lawan Donald Trump di Pemilihan Presiden AS.
Kamala Harris merupakan politikus dan pengacara.
Sosok Wakil Presiden ke-49 Amerika Serikat ini kembali mencalonkan diri untuk menjadi orang nomor 1 di 'Negeri Paman Sam'.
Lantas, siapa Kamala Harris?
Kamala Harris lahir pada tanggal 20 Oktober 1964 di Oakland, California, Amerika Serikat.
Dia tumbuh besar di permukiman progresif di San Francisco, California. Ibunya bernama Shyamala Gopalan, imigran asal India. Sedangkan ayahnya adalah Donald Harris asal Jamaika.
Shyamala Gopalan dan Donald Harris bertemu saat kuliah di Berkeley. Mereka jatuh cinta lalu menikah.
Pada tahun 1970, kedua orang tua Kamala Harris bercerai. Sejak itu, Kamala dan adiknya, Maya, hidup bersama ibu mereka. Hidup mereka tidaklah mudah.
Mengutip Washington Post, pada umur 12 tahun, Kamala Harris pindah ke Kanada bersama ibu dan saudara perempuannya. Baru setelah sekolah menengah atas di Quebec, dia kembali ke Amerika Serikat untuk kuliah.
Setelah sarjana dia bergabung dengan kantor kejaksaan Alameda County di Oakland sebagai asisten jaksa wilayah. Ia fokus menuntut kasus kekerasan seksual terhadap anak.
Pada tahun 2010, Kamala Harris terpilih sebagai jaksa agung California. Dia antara lain aktif menggugat bank yang diduga terlibat praktik pinjaman menyesatkan.
Tahun 2016, Kamala Harris menjadi anggota Senat Amerika Serikat. Dia vocal bicara dalam isu imigrasi, layanan kesehatan dan reformasi peradilan kriminal. Sepak terjangnya saat dengar pendapat membuatnya diakui dan dikenal di panggung nasional.
Pada pilpres 2020, ia kalah dalam pemilihan internal Partai Demokrat, meski akhirnya dipilih sebagai cawapres mendampingi Joe Biden.
Berikut sekilas profil Kamala Harris yang dirangkum dari berbagai sumber.
Biodata
Nama: Kamala Devi Harris
Tempat Tanggal Lahir: 20 Oktober 1964 di Oakland, California, Amerika Serikat
Orang tua: Shyamala Gopalan dan Donald J. Harris
Suami: Douglas Emhoff (m. 2014)
Partai: Partai Demokrat
Pendidikan Kamala Harris
Ilmu Politik dan Ekonomi - Universitas Howard di Washington, D.C
Hukum - University of California, Hastings College of the Law (1989)
Karier politik Kamala Harris
State Bar of California pada 1990 dan bergabung dengan kantor kejaksaan Alameda County di Oakland sebagai asisten jaksa wilayah
Bertugas di Kantor Kejaksaan Distrik San Francisco dan memimpin Divisi Keluarga dan Anak Kejaksaan Kota San Francisco.
Mencalonkan diri sebagai jaksa wilayah San Francisco pada 2003 melawan petahana tempat dia bekerja. Dia menang dan menjadi wanita Afrika-Amerika pertama dan wanita Amerika Asia Selatan di California yang memegang jabatan tersebut.
Tahun 2010, Harris menantang rintangan dengan memenangkan perlombaan untuk jaksa agung California, mengalahkan Steve Cooley, seorang jaksa Partai Republik yang populer di Los Angeles County.
Kamala Harris memperoleh penghargaan yang sama ketika dia terpilih menjadi jaksa agung California.
Pada 2016, Kamala Harris mencalonkan diri sebagai Senat AS dengan dukungan dari Presiden Obama dan Wakil Presiden Biden. Ia bertugas di Komite Kehakiman Senat.
Pada 2019, Harris mengumumkan pencalonannya sebagai presiden. Namun, ia keluar dari pemilihan presiden pada Desember 2019, dua bulan sebelum pemungutan suara pendahuluan pertama dilakukan.
Pada musim panas tahun 2020, Joe Biden mengumumkan bahwa Harris telah dipilihnya sebagai cawapres. Saat menjabat sebagai wakil presiden, Harris adalah perempuan dan kulit hitam pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS. Dia juga keturunan Asia Selatan pertama yang menjabat di kursi tertinggi di White House tersebut.
Pada tahun 2024, ia dukung Presiden Joe Biden untuk maju sebagai calon presiden.
Kamala Harris berpeluang menorehkan sejarah manis. Jika dia menang dalam Pilpres AS 2024, maka ia menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Kamala Harris Unggul Sementara
Pemilihan umum presiden Amerika Serikat dimulai pada Selasa (5/11/2024).
Negara Bagian Vermont menjadi wilayah pertama yang membuka tempat pemungutan suara (TPS) pada pukul 07.00 waktu setempat atau pukul 19.00 WIB. Pemungutan suara akan ditutup pada pukul 23.00. Negara Bagian Alaska adalah wilayah yang paling akhir menutup TPS, yakni pukul 23.00 atau Rabu (6/11/2024) pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan pantauan berbagai media arus utama, suasana di setiap TPS tertib. Warga sudah mengantre sejak subuh meskipun udara pagi musim gugur sudah cukup dingin. Selasa adalah puncak dari pemilu AS.
Sejatinya, pemungutan suara sudah dimulai sejak 20 September 2024. Sebanyak 82 juta warga AS sudah menentukan pilihan mereka melalui surat suara yang dikirim melalui pos. Akan tetapi, penghitungnya baru bisa dimulai pada Selasa.
Elektabilitas Kamala Harris kandidat Presiden dari partai Republik sementara menguasai polling survei terbaru di pemilihan Presiden (Pilpres) AS, mengalahkan pesaingnya Donald Trump.
Dari hasil polling sementara yang dihimpun Nate Silver dari FiveThirtyEight, menunjukkan bahwa Kamala Harris memiliki peluang 50,015 persen untuk menang, sementara Trump hanya memiliki peluang 49,985 persen
Proyeksi ini didasarkan pada 80.000 simulasi pemilihan yang dilakukan oleh Silver, yang mencerminkan kondisi pemilihan yang sangat ketat, terutama setelah Harris mengalami pemulihan dari posisi yang kurang menguntungkan di awal bulan November.
Hasil serupa juga dirilis oleh polling HarrisX/Forbes, berdasarkan survei terbaru, Harris masih unggul tipis dari Trump dengan persentase 49 persen - 48 persen di antara pemilih yang kemungkinan akan memberikan suara.
Survei Ipsos juga menunjukkan Harris memimpin dengan 50 persen – 48 persen.
Sedangkan dalam penelitian lain seperti PBS News/NPR/Marist dan Cooperative Election Study, Harris menunjukkan keunggulan lebih besar, masing-masing dengan 51 persen - 47 persen dan 50 persen – 46 persen.
Dari suara yang telah dihimpun mayoritas lembaga survei mengatakan Harris mempunyai sedikit keunggulan atas Trump dalam rata-rata jajak pendapat nasional.
Meski begitu jajak pendapat nasional bukanlah cara terbaik untuk memprediksi hasil pemilu, lantaran AS menggunakan sistem electoral college, di mana setiap negara bagian diberi jumlah suara yang kira-kira sesuai dengan jumlah populasinya.
Oleh karenanya keunggulan di negara-negara bagian yang masih belum jelas pemenangnya sangat kecil. Sehingga mustahil mengetahui siapa yang sebenarnya unggul hanya dengan melihat rata-rata jajak pendapat.
Kapan hasil Pilpres 2024 Akan Diketahui
Mengutip dari BBC International, pemungutan suara Pemilu AS 2024 akan ditutup pada Selasa, 5 November 2024 pukul 18.00 waktu setempat.
Namun setelah pemungutan suara ditutup, pengumuman hasil siapa pemenangnya baru akan diketahui dalam kurun waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.
Sementara itu, mengutip dari USA.gov, hasil penghitungan akhir Pemilu AS biasa diumumkan setelah penghitungan suara elektoral (electoral vote) yang ditentukan oleh electoral college pada bulan Desember 2024.
Kemudian pada awal Januari 2025, Kongres akan mengumumkan hasil akhir Pilpres dan melantik Presiden AS terpilih pada 20 Januari 2025.
Sebagian artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Profil Kamala Harris, Ayah Ibunya Merupakan Imigran dari India dan Jamaika
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.