Sejarah dan Budaya Gorontalo

Artefak Bersejarah dari Situs Oluhuta Terawat Baik di Museum Gorontalo

Merry Arsyad, seorang edukator di UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, menyebutkan bahwa artefak dari Oluhuta telah berada di museum selama lebih

Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Artefak Bersejarah dari Situs Oluhuta Terawat Baik di Museum Gorontalo
DOC Balai Arkeologi
Sejumlah kerangka manusia yang ditemukan di Desa Oluhuta, Bone Bolango. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Artefak bersejarah dari Situs Oluhuta, yang dipamerkan di Museum Provinsi Gorontalo sejak 2019, hingga kini masih terjaga dengan baik.

Berkat perawatan yang rutin, artefak ini tetap menjadi salah satu koleksi penting yang dipamerkan di museum.

Merry Arsyad, seorang edukator di UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, menyebutkan bahwa artefak dari Oluhuta telah berada di museum selama lebih dari lima tahun.

Selama waktu tersebut, artefak tersebut selalu dirawat secara berkala.

"Kami selalu membersihkan artefak ini secara rutin dan melakukan konservasi agar tetap terjaga dalam kondisi baik," ujar Merry kepada TribunGorontalo.com, Rabu (6/11/24).

Pantauan TribunGorontalo.com menunjukkan bahwa kerangka manusia yang ditemukan di situs Oluhuta itu masih terlihat terawat dengan baik.

Artefak ini dipajang dalam display yang dilengkapi dengan kaca pelindung dan pembatas untuk menghindari kerusakan. 

Selain itu, label informasi yang terpasang di samping display memberikan wawasan tambahan mengenai latar belakang situs tersebut dan asal-usul kerangka manusia yang dipajang.

Hal ini memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada pengunjung tentang pentingnya temuan tersebut dalam konteks sejarah dan budaya Gorontalo.

Upaya penghalang dan pengawasan khusus juga diterapkan untuk menjaga artefak tersebut agar tidak rusak atau terganggu oleh faktor eksternal.

Merry yang merupakan lulusan S1 Arkeologi dari Universitas Hasanudin itu menekankan bahwa artefak Oluhuta merupakan salah satu koleksi paling penting di museum ini.

"Artefak Oluhuta ini sangat penting dan unik, bahkan bisa disebut sebagai masterpiece yang ada di museum ini," tambah Merry.

Desa Oluhuta ditetapkan sebagai situs arkeologi pada tahun 1995, setelah dilakukan survei oleh tim dari Balai Arkeologi Manado.

Dalam survei tersebut, ditemukan kapak batu dari periode Neolitik, termasuk jenis beliung persegi (quadrangular adze), yang menjadi salah satu bukti penting keberadaan masyarakat prasejarah di Gorontalo.

Setelahnya, penelitian berkelanjutan dilakukan selama delapan tahun, yang meliputi survei, observasi, hingga ekskavasi untuk menggali data budaya yang terkubur di dalam tanah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved