Sabtu, 14 Maret 2026

KPU Provinsi Gorontalo

Ketua KPU Sophian Rahmola Sambut Kedatangan Hakim MK Danial Yusmic di Gorontalo

Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, dan komisioner KPU, Risan Pakaya, di Banda

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ketua KPU Sophian Rahmola Sambut Kedatangan Hakim MK Danial Yusmic di Gorontalo
FOTO KPU
Moment Ketua KPU Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola saat menyambut Hakim MK RI di Bandara Djalaludin, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Danial Yusmic Pancastaki Foekh, tiba di Gorontalo pada Jumat (1/11/2024) siang.

Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, Sophian Rahmola, dan komisioner KPU, Risan Pakaya, di Bandara Djalaluddin.

Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan Pilkada 2024, yang kian mendekat.

Danial direncakan akan mengisi acara sosialisasi hukum penyelesaian sengketa hasil pemilihan.

Sophian Rahmola mengungkapkan, kehadiran Danial sangat dinantikan, terutama mengingat dinamika Pilkada serentak 2024 yang akan melibatkan banyak daerah dengan berbagai kemungkinan sengketa hasil pemilihan.

Menurutnya, sosialisasi ini diharapkan dapat memperjelas pemahaman dan prosedur penyelesaian sengketa yang tepat, sesuai dengan hukum acara MK.

"Kunjungan kerja Danial Yusmic Pancastaki Foekh dalam rangka menghadiri kegiatan Sosialisasi Hukum Acara Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024," ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini direncanakan berlangsung pada 2-3 November 2024 di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo.

Dalam acara tersebut, Danial Yusmic Pancastaki Foekh akan menjadi narasumber utama, membawakan materi terkait Hukum Acara Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah.

Materinya mencakup tahapan prosedur penyelesaian, langkah hukum yang bisa ditempuh, serta peran MK dalam menjaga keadilan dan integritas proses pemilihan.

Kunjungan ini juga sekaligus menjadi momentum bagi KPU Gorontalo untuk memastikan bahwa semua elemen pemilihan kepala daerah mendatang berjalan sesuai hukum dan terbebas dari potensi konflik yang berlarut-larut.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terkait jalur penyelesaian sengketa yang sah dan transparan, sekaligus menjaga integritas Pilkada 2024 di Gorontalo.

Profil Daniel Yusmic Pancastaki Foekh

Daniel menjadi putra pertama Nusa Tenggara Timur yang menjabat sebagai hakim konstitusi sejak MK berdiri. 

Ia dipilih Presiden Joko Widodo untuk menggantikan I Dewa Gede Palguna yang telah menyelesaikan masa tugasnya pada 7 Januari 2020. 

Dibesarkan dari keluarga pendidik tidak serta-merta membuat sosok Daniel memiliki cita-cita sebagai pendidik. Ia justru memiliki cita-cita sebagai hakim. 

Padahal menurut Daniel, kala itu di NTT, salah satu jabatan yang dihormati masyarakat sebagai pendidik (guru), selain Pendeta dan Pastor. 

Danial mengambil fakultas hukum dari saudara yang menjadi pokrol bambu (seorang pengacara praktik yang tidak memiliki izin resmi). Saat itu ayahnya menjadi penilik sekolah di Pulau Rote (saat ini kabupaten Rote-Ndao).

Perlu diketahui, cita-cita Danial jadi hakim tidak didukung oleh sang ayah. Ayahnya menghendaki ia meneruskan pekerjaan sebagai pendidik.

Meski sang ayah menentang cita-cita tersebut, Daniel tak patah arang dalam mengejar mimpinya. Usai lulus dari SMA Negeri  1 Kupang, ia mendaftar mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) pada 1985, dengan pilihan pertama di Fakultas Hukum Universitas Negeri Nusa Cendana (Undana) Kupang dan pilihan kedua juga di Fakultas Hukum Udayana Bali. 

Daniel pun resmi menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (UNDANA). Sebelumnya, ia ingin mengambil jurusan hukum perdata.

Menurutnya, ada anggapan lulusan jurusan hukum perdata lebih mudah mendapatkan pekerjaan dari pada jurusan yang lain.

Akan tetapi, ketika Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara terbit, ia beserta dua rekannya (Mohammad Said dan Renhard Udjululu) memilih jurusan hukum tata negara. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved