Minggu, 22 Maret 2026

Proyek Korupsi di Gorontalo

Nasib Proyek Revitalisasi Kota Tua Gorontalo Terancam Skandal Korupsi, Warga Jadi Korban

Dikutip dari laman LPSE Kota Gorontalo, proyek tersebut bernama Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan pada Koridor Jl. MT. Haryono Cs. Proyek ini men

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Nasib Proyek Revitalisasi Kota Tua Gorontalo Terancam Skandal Korupsi, Warga Jadi Korban
FOTO: Arianto Panambang/TribunGorontalo.com
Kondisi lubang trotoar sebagai proyek revitalisasi Kota Tua Gorontalo, Selasa (29/10/2024). 

"Hingga kini kami masih menunggu, mungkin bisa ditanyakan langsung ke BPKP terkait lamanya proses ini," tegas Rully.

Dalam upaya mencegah kecelakaan lanjutan, Dinas PUPR Kota Gorontalo berencana untuk menutup lubang-lubang trotoar yang berbahaya.

Rully menyetujui tindakan ini dengan syarat tidak ada penambahan pekerjaan atau perubahan struktur, mengingat proyek tersebut masih dalam penyelidikan.

Rully juga menekankan bahwa Kejari Kota Gorontalo tidak mengeluarkan larangan atas penutupan lubang di trotoar, asalkan tidak dilakukan penambahan pekerjaan lain. 

Dikutip dari laman LPSE Kota Gorontalo, proyek tersebut bernama Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan pada Koridor Jl. MT. Haryono Cs. Proyek ini menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat nilai HPS proyek yang dibuat 3 September 2021 itu sebesar Rp 34,7 miliar. 

Namun nilai itu terkoreksi hingga Rp 29,1 miliar. Pemenang tender proyek adalah PT Reski Aflah Jaya Abadi.

Perusahaan ini beralamat di Jl Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kota Tua ini adalah kawasan perdagangan dan menjadi pusat Kota Gorontalo.

Ada tiga desain yang dibuat. Menghadirkan tiga nuansa; Modern, Klasik, Arab, dan China. 

Nuansa modern di Jl S Parman sejauh 505 meter, sedangkan nuansa klasik di Jl Jendral Sutoyo sejauh 512 meter.

"Nuansa arabic pada jalan Letjen Suprapto sejauh 512 meter dan nuansa china pada jalan M T Haryono sejauh 300 meter.

Proyek ini sudah dimulai sejak 29 Januari 2022 dan ditargetkan selesai pada September 2022.

Warga Jatuh di Trotoar

Nurlaela Maksud, warga Kelurahan Pulubala Kota Gorontalo, terperosok di dalam lubang area trotoar.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved