Rabu, 11 Maret 2026

Guru Pukul Murid

Bupati Konawe Selatan Copot Camat Baito di Tengah Kasus Viral Guru Menganiaya Murid

Apalagi, Bupati Surunuddin mengetahui bahwa Sudarsono, yang selama ini mendampingi guru Supriyani dalam proses hukum.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bupati Konawe Selatan Copot Camat Baito di Tengah Kasus Viral Guru Menganiaya Murid
TribunNews
Camat dicopot bupati gara-gara guru viral aniaya murid. 

“Langkah ini kami ambil bukan untuk memihak, tapi demi keamanan dan kenyamanan warga. Baik Supriyani maupun keluarga Aipda WH, keduanya sama-sama warga kita di Kecamatan Baito,” tambahnya.

Sidang ke-4 Guru Aniaya Siswa

Saat sidang ke-4 kasus guru honorer, Supriyani dituduh aniaya murid SDN 4 Baito kembali berlanjut, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (30/10/2024).

Dalam sidang ini, ibu korban turut menjadi saksi. Dalam kesaksiannya ia menerangkan dugaan penganiayaan guru honorer ini.

Sidang ke-4 berlangsung di PN Andoolo, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai 09.00 WITA.

Ibu korban menyebut kalau anaknya dipukul oleh sang guru, karena tak menulis saat diberi tugas.

"Dia sampaikan sambil menangis, kalau sudah dipukul sama Mama Alpa," kata korban saat dijelaskan ibunya saat persidangan.

"Mamanya Alpa itu siapa?" tanya sang ibu.

"Ibu Supriyani," jawab korban.

"Mas dipukul kenapa?" tanya ibu korban.

"Saya belum selesai menulis," jawan korban.

"Mas dipukul pakai apa?" tanya ibunya lagi menjelaskan saat sidang.

"Pakai sapu," singkat korban saat sang ibu membeberkan dugaan penganiayaan Supriyani.

Ibu korban juga membeberkan sejumlah rekan korban sempat melihat dugaan penganiayaan sang guru.

"Dia sebutkanlah beberapa nama. Saya datang ke rumah salah satu teman anak saya, untuk memastikan kebenaran," katanya.

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved