Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Kedalaman 51 Km, Info BMKG Magnitudo

Informasi BMKG, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5.1 mengguncang wilayah yang terletak pada koordinat 5.90 LS dan 130.44 BT dengan kedalaman 51 km.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Kedalaman 51 Km, Info BMKG Magnitudo
BMKG
GEMPA BUMI -- 22 Okt 2024, 10:36:24 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Guncangan gempa bumi terekam sistem real time Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siang ini, Selasa (22/10/2024). 

Informasi BMKG, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5.1 mengguncang wilayah yang terletak pada koordinat 5.90 LS dan 130.44 BT dengan kedalaman 51 km.

Gempa tersebut terjadi di kawasan yang berada di sekitar wilayah Indonesia bagian timur.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi pada kedalaman menengah, yang biasanya berada antara 30 hingga 70 kilometer di bawah permukaan bumi.

Gempa dengan kedalaman seperti ini seringkali masih dapat dirasakan di permukaan, tetapi cenderung memiliki intensitas yang lebih ringan di permukaan dibandingkan gempa yang terjadi di kedalaman yang dangkal (di bawah 30 km).

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5.1 tergolong sebagai gempa dengan kekuatan menengah.

Pada kedalaman 51 km, gempa ini diprediksi tidak menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur di daratan.

Kedalaman menengah seperti ini membuat energi gempa cenderung lebih terdistribusi sebelum mencapai permukaan, sehingga efek getaran yang dirasakan masyarakat di permukaan relatif berkurang dibandingkan gempa dangkal dengan magnitudo yang sama.

Namun, meskipun demikian, penduduk di wilayah sekitar pusat gempa dapat merasakan getaran yang cukup kuat, terutama jika mereka berada di bangunan tinggi atau di area dengan struktur tanah yang lebih rentan.

Gempa dengan magnitudo ini jarang menimbulkan tsunami, terutama jika pusat gempa berada jauh dari pantai.

Dampak dan Potensi Kerusakan

Mengingat magnitudo dan kedalaman gempa, dampaknya diperkirakan lebih berupa getaran yang mungkin dirasakan di wilayah terdekat, tetapi kerusakan signifikan kemungkinan minim.

Bangunan yang kurang kokoh atau berada di zona rawan mungkin akan mengalami keretakan ringan. 

Pihak berwenang kemungkinan akan memonitor kondisi setelah gempa ini untuk memastikan tidak ada dampak yang signifikan, terutama di daerah yang lebih dekat dengan episentrum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pihak berwenang terkait kemungkinan gempa susulan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved