Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
Viral Unggahan Fandy Ahmad sebelum sang Istri Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo
Suami Sri Meyke Male, Fandy Ahmad tak menyangka istrinya akan menjadi korban kecelakaan pesawat Sam Air.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Unggahan-Fandy-Ahmad-suami-Sri-Meyke-Male-mendadak-viral-di-media-sosial.jpg)
Anton Kadir, paman korban ngatakan anak sulung Sri duduk di bangku sekolah dasar. Sementara anak bungsunya baru berusia dua tahun.
“Anak yang paling besar itu masih SD, anak yang paling kecil masih bayi sekitar dua tahun,” ungkap Anton kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).
Diketahui korban hendak menuju Palu untuk menemui suaminya.
“Dia (Mey) mau pergi ke Palu untuk menemui suaminya karena mereka akan ada kegiatan yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.
Sebelum berangkat, ibu tiga anak ini rupanya sempat bercanda soal kematiannya.
Hal itu diungkapkan oleh Gustin Ishak, kerabat Sri Meyke Male.
“Kalau jatuh di pesawat, tuan rumah akan jadi orang kaya,” ujar Gustin Ishak menirukan perkataan mendiang Sri kepada anak-anaknya.
Saat di Bandara Djalaluddin, keluarga mengantar Sri.
Momen terakhir itu pun sempat diabadikan oleh mereka.
Sri juga tampak memotret keluarganya setelah boarding pass. Ia diketahui akan menemui suaminya di Palu, Sulawesi Tengah.
Pesawat Sam Air jenis PK-SMH (DHC6) ditumpangi Sri jatuh sekitar 300 meter dari landasan pacu Bandara Panua Pohuwato.
Wanita kelahiran 1995 itu satu-satunya penumpang pesawat Sam Air rute Gorontalo-Pohuwato.
Sri Meyke bersama Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, dan teknisi bernama Budijanto tidak terselamatkan.
(TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya