Jumat, 20 Maret 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Kondisi 3 Anak Meyke Male, Korban Pesawat SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo

Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air jatuh di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo meninggalkan 3 anak yang masih usai belia. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Ponge Aldi

TRIBUNGORONTALO.COM - Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air jatuh di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo meninggalkan 3 anak yang masih usai belia. 

Ketiga anaknya tersebut yakni anak sulung bernama Nurul Ahmad kelas II SMP, anak kedua bernama Rafi Ahmad kelas II SD, dan anak bungsu Naura satu tahun 10 bulan. 

Ketiga anaknya tersebut ditinggal di rumah orangtuanya di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Anak bungsu Sri Meyke, yang baru berusia dua tahun, terlihat tertidur lelap di kamar korban sambil minum susu dari botol. 

Baca juga: VIDEO: Kecelakaan Pesawat SAM Air di Dekat Bandara Gorontalo, Seluruh Penumpang Tewas

Sementara itu, dua anak lainnya yang masih sangat muda juga tertidur di kamar.

Seolah belum sepenuhnya menyadari bahwa mereka baru saja kehilangan ibu tercinta.

Anton Kadir, paman korban ngatakan anak sulung Sri duduk di bangku sekolah dasar. Sementara anak bungsunya baru berusia dua tahun. 

“Anak yang paling besar itu masih SD, anak yang paling kecil masih bayi sekitar dua tahun,” ungkap Anton kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Suasana duka Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air yang jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024). Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Suasana duka Sri Meyke Male (30) korban pesawat SAM Air yang jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024). Rumah duka Sri Meyke Male berada di Jalan Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. (TRIBUNGORONTALO/NUR AISNYAH HABIBIE)

Diketahui korban hendak menuju Palu untuk menemui suaminya. 

“Dia (Mey) mau pergi ke Palu untuk menemui suaminya karena mereka akan ada kegiatan yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.

Anton Kadir mengatakan ibu korban setelah mengantar Sri Meyke ke Bandara Djalaluddin Gorontalo untuk penerbangan menuju Palu, sang ibu sedang dalam perjalanan pulang. 

Belum sampai di rumah, ia langsung memutar arah setelah mendengar kabar bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya mengalami kecelakaan. 

Katanya, saat ini ibu korban sedang menjemput jenazah  Sri Meyke Male di  Pohuwato

“Belum sempat sampai di rumah, langsung balik setelah dengar kabar. Sekarang ibunya masih menunggu jenazah di Pohuwato,” ujar Anton Kadir, paman korban.

Sri Meyke Male bersama tiga anaknya
Sri Meyke Male bersama tiga anaknya (Dok pribadi)

Candaan Terakhir Korban

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved