Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
7 Fakta Kecelakaan Pesawat Sam Air di Kawasan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo
Simak fakta-fakta kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-fakta-fakta-kecelakaan-pesawat-Sam-Air.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Simak fakta-fakta kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Insiden ini terjadi pada Minggu (20/10/2024) pagi ini menewaskan empat orang.
Tiga korban adalah kru pesawat, masing-masing pilot, co pilot dan satu orang mekanik. Sementara satu korban lainnya berstatus penumpang.
Semua korban kini berada di Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato.
Berikut 7 fakta kecelakaan pesawat Sam Air dirangkum TribunGorontalo.com:
1. Pesawat Berangkat dari Bandara Djalaluddin
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Hariyanto, pesawat Sam Air berangkat pukul ukul 07.03 Wita dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Bandara Bumi Panua Pohuwato.
Pesawat sempat hilang kontak sesaat sebelum kejadian.
"Pd TW 2010 0722 H Pesawat SAM AIR kontak terakhir dengan AIRNAV Makassar dan informasi diterima pesawat jatuh di area Bandara Bumi Panua Pohuwato," ungkap Hariyanto saat dihubungi TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).
2. Empat Orang Tewas di Lokasi Kejadian
Tiga kru pesawat dan satu penumpang tewas di lokasi kejadian.
Para petugas kesulitan mengevakuasi korban, terutama pilot yang terjepit bodi pesawat.
Pesawat tipe PK SMH ini jatuh di area tambak warga Randangan.
Akibat tabrakan, sayap pesawat terpisah dari badan.
3. Identitas Korban Jiwa
Empat korban kecelakaan pesawat Sam Air berhasil diidentifikasi.
Mereka adalah Capt M Saefurubi A (Pilot), M Arthur Vico G (Co-Pilot), Budijanto (Engineer), dan Sri Meyke Male (penumpang).
Tiga korban adalah kru pesawat, masing-masing pilot, co pilot dan satu orang mekanik. Sementara satu korban lainnya berstatus penumpang.
Menurut petugas bandara, pilot dan co-pilot berasal dari Jakarta. Sedangkan mekanik dari Balik Papan, Kalimantan Timur.
"Jadi besok itu ada tiga jenazah yang akan diberangkatkan," ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pada Minggu (20/10/2024).
Semua korban kini berada di Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato.
Baca juga: 3 Kru Korban Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo Akan Dipulangkan Besok
4. Penyebab Kecelakaan Belum Diketahui
Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri ini jatuh di wilayah Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.
Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang.
Saat ini belum diketahui penyebab pasti kecelakaan.
Namun pesawat diduga mengalami gangguan teknis sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.
5. Foto Terakhir Sri Meyke Male
Sri Meyke Male menjadi satu-satunya penumpang tewas akibat kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.
Foto terakhir Meyke beredar di media sosial facebook.
Meyke tampak mengenakan kaos berwarna kuning gading (krem) dan celana panjang bermotif kotak-kotak hitam putih.
Foto Meyke diabadikan oleh keluarganya di Bandara Djalaluddin sesaat sebelum mereka berpisah.
Meyke sempat berpamitan dengan ketiga anaknya.
Dalam foto beredar di grup WhatsApp, ada kecocokan jenis celana yang dikenakan Sri dengan sosok jasad wanita yang tergeletak dekat TKP.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo, Sempat Hilang Kontak sebelum Jatuh
6. Kecelakaan Perdana Sejak Bandara Diresmikan
Bandara Panua Pohuwato diresmikan Joko Widodo (Jokowi) pada 22 April 2024.
Bandara Panua Pohuwato merupakan bandara ke-25 dari 27 bandara yang telah dibangun sesuai arahan Presiden untuk membangun bandara di seluruh pelosok tanah air.
Bandara ini memiliki fasilitas yang memadai, seperti landasan pacu sepanjang 1.200 meter x 30 meter, taxiway sepanjang 15 meter x 170 meter, apron sepanjang 110 meter x 70 meter, serta gedung terminal seluas 990 meter persegi
Bandara Panua Pohuwato dapat didarati pesawat ATR 72-600.
Negara menghabiskan dana sebanyak Rp437 miliar untuk pembangunan bandara panua Pohuwato.
Kecelakaan pesawat ini merupakan kali pertama sejak Bandara Panua resmi beroperasi.
7. TNI/Polri Investigasi Penyebab Kecelakaan Pesawat
TNI/Polri saat ini melakukan investigasi penyebab jatuhnya pesawat SAM Air di Gorontalo.
Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses investigasi serta penanganan lanjutan.
"Polres Pohuwato berkomitmen bekerja sama dengan seluruh instansi terkait untuk menyelesaikan proses ini dengan cepat dan transparan," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (20/10/2024).
Winarno juga mengatakan telah mengamankan lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.
"Belum ada informasi pasti mengenai penyebab jatuhnya pesawat," jelasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.