Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
7 Fakta Kecelakaan Pesawat Sam Air di Kawasan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo
Simak fakta-fakta kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-fakta-fakta-kecelakaan-pesawat-Sam-Air.jpg)
Empat korban kecelakaan pesawat Sam Air berhasil diidentifikasi.
Mereka adalah Capt M Saefurubi A (Pilot), M Arthur Vico G (Co-Pilot), Budijanto (Engineer), dan Sri Meyke Male (penumpang).
Tiga korban adalah kru pesawat, masing-masing pilot, co pilot dan satu orang mekanik. Sementara satu korban lainnya berstatus penumpang.
Menurut petugas bandara, pilot dan co-pilot berasal dari Jakarta. Sedangkan mekanik dari Balik Papan, Kalimantan Timur.
"Jadi besok itu ada tiga jenazah yang akan diberangkatkan," ujarnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pada Minggu (20/10/2024).
Semua korban kini berada di Rumah Sakit Bumi Panua Pohuwato.
Baca juga: 3 Kru Korban Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo Akan Dipulangkan Besok
4. Penyebab Kecelakaan Belum Diketahui
Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri ini jatuh di wilayah Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.
Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang.
Saat ini belum diketahui penyebab pasti kecelakaan.
Namun pesawat diduga mengalami gangguan teknis sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.
5. Foto Terakhir Sri Meyke Male
Sri Meyke Male menjadi satu-satunya penumpang tewas akibat kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.
Foto terakhir Meyke beredar di media sosial facebook.
Meyke tampak mengenakan kaos berwarna kuning gading (krem) dan celana panjang bermotif kotak-kotak hitam putih.
Foto Meyke diabadikan oleh keluarganya di Bandara Djalaluddin sesaat sebelum mereka berpisah.