Gempa Bumi

Gempa Bumi Sabtu Pagi di Bengkulu Dirasakan Warga hingga MMI III, Ini Artinya

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08:37 WIB.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
BMKG
Info Gempa dirasakan Mag:4.9, 12-Okt-24 08:37:40 WIB, Lok:4.60 LS, 101.89 BT (Pusat gempa berada di laut 92 km barat laut Enggano), Kedlmn:58 Km. 

TRIBUNGORONTALO.COM — Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.9 mengguncang wilayah laut di barat laut Pulau Enggano pada pagi hari, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 08:37 WIB.

Pusat gempa berlokasi di koordinat 4.60 LS dan 101.89 BT, sekitar 92 kilometer dari barat laut Pulau Enggano, pada kedalaman 58 kilometer.

Getaran gempa terasa di sejumlah wilayah, termasuk di Pulau Enggano dengan intensitas MMI III, yang menggambarkan getaran ringan, terasa di dalam rumah seperti ada kendaraan berat yang lewat.

Sementara itu, guncangan ringan juga dirasakan di Kota Bengkulu dengan intensitas MMI II-III, yang biasanya hanya dirasakan oleh beberapa orang dalam ruangan.

Meskipun guncangan terasa di beberapa daerah, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat pesisir tidak perlu khawatir.

Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Pemerintah daerah dan pihak terkait telah mengantisipasi dan terus memonitor situasi. BMKG juga akan memperbarui informasi lebih lanjut jika terjadi perkembangan baru terkait gempa ini.

Masyarakat di Bengkulu dan Enggano diimbau untuk tetap tenang dan terus mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang serta mempersiapkan diri dengan protokol keselamatan gempa.

Skala Intensitas Gempa (MMI):

MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah skala yang digunakan untuk mengukur intensitas atau tingkat guncangan yang dirasakan selama gempa bumi di lokasi tertentu.

Tidak seperti magnitudo gempa yang mengukur energi yang dilepaskan di sumber gempa, skala MMI menggambarkan efek yang dirasakan oleh manusia, bangunan, dan lingkungan di permukaan tanah.

MMI dinyatakan dalam angka Romawi dari I hingga XII, di mana semakin tinggi angkanya, semakin besar guncangan yang dirasakan dan semakin parah dampak kerusakannya.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang beberapa tingkat MMI:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved