Pilkada Gorontalo

Cara Putri Khairunnisa, Pemilih Pemula di Pilkada Gorontalo Tentukan Pilihan

Pilkada Gorontalo 2024 menjadi momen bersejarah bagi Putri Khairunnisa Febriyanti Nalole.

Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Ponge Aldi
DOK Putri Khairunnisa
Putri Khairunnisa Febriyanti Nalole 

TRIBUNGORONTALO.COM -  Pilkada Gorontalo 2024 menjadi momen bersejarah bagi Putri Khairunnisa Febriyanti Nalole.

Ica panggilan akrab Putri Khairunnisa Febriyanti Nalole untuk pertama kali akan memberikan hak pilihnya atau pemilih pemula.

Gadis cantik kelahiran Manado 1 Februari 2006 mengaku siap menyalurkan hak pilihnya dalam Pilkada 2024.

Tapi warga Pauwo, Bone Bolango, Gorontalo mengakui bahwa belum sepenuhnya memahami proses pilkada dan cara memilih. 

“Saya belum tahu cara memilih dengan benar, saya hanya akan ikut panduan dari panitia pada Pilkada nanti,” kata Ica yang berstatus mahasiswi ini kepada TribunGorontalo.com, Selasa (8/10/24).

Ica juga menambahkan bahwa ia hanya akan bergantung pada arahan dari orangtua dalam membuat keputusan tentang pasangan calon yang akan dipilih.

Situasi ini mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pemilih muda yang kurang familiar dengan mekanisme politik dan pilkada. 

Bagi Ica, Pilkada ini lebih dari sekadar menyalurkan hak pilih namun ini adalah proses belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Saya tetap akan ikut dalam pemilihan karena memilih dalam pilkada adalah suatu hak dan kewajiban sebagai WNI,” ujar Ica. 

Sebagai pemilih pemula, ia mengaku belum memiliki preferensi politik yang kuat saat ini. 

“Saya belum punya pilihan karena tidak mengikuti alur kampanye atau apapun itu,” jelasnya. 

Kondisi ini menggambarkan bagaimana banyak pemilih pemula seperti Ica lebih banyak dipengaruhi pandangan orang-orang terdekat, seperti keluarga, dalam membuat keputusan politik.

Sebagai generasi muda, keterlibatan Ica dan para pemilih pemula lainnya akan menentukan arah kepemimpinan daerah di masa depan.

Ica sendiri berharap meski pemilihannya berdasarkan saran dari orangtuanya, pengalaman berharga ini akan membantunya memahami lebih dalam mengenai politik lokal dan dampaknya terhadap masyarakat. 

“Meski hanya ikut-ikutan dengan pilihan orangtua, saya berharap kedepannya bisa lebih paham lagi tentang politik di Gorontalo,” harapnya. (*/Tika)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved