Gorontalo Terkini

Masyarakat Suwawa Gorontalo Protes Razia Kendaraan Malam Hari

Salah satu warga Suwawa, Suwardi (36), mengungkapkan bahwa ia sering menyaksikan petugas Polantas dari Polres Bone Bolango melakukan razia di malam ha

Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
Freepik
ILUSTRASI -- Razia Kendaraan malam hari di Bone Bolango, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloTindakan razia kendaraan yang dilakukan oleh polisi lalu lintas di Suwawa, Gorontalo, tengah menuai protes dari masyarakat.

Beberapa warga merasa keberatan dengan pelaksanaan razia yang berlangsung hingga tengah malam.

Seorang warga Suwawa, Suwardi (36), mengungkapkan bahwa ia sering menyaksikan petugas Polantas dari Polres Bone Bolango melakukan razia di malam hari, bahkan hingga pukul 11.00 WITA.

“Ini sampai tengah malam, Pak. Kasihan masyarakat yang tidak punya uang untuk menebus kendaraannya. Apakah polisi ini tidak mengenal waktu?” ungkapnya kepada TribunGorontalo.com.

Menanggapi protes tersebut, Kasat Lantas Polres Bone Bolango, IPTU Nurmaya Kasim, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini intensif melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong.

“Kami sedang gencar-gencarnya menindak knalpot brong. Ini juga berdasarkan laporan masyarakat, dan kami harus menindaklanjuti hal itu,” tuturnya.

Maya menambahkan bahwa penggunaan knalpot brong biasanya paling sering terjadi di malam hari, sehingga razia pun dilakukan pada waktu tersebut.

“Banyak anak-anak yang terlibat balap liar di malam hari. Itulah alasan kami melakukan penindakan di malam hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maya menjelaskan bahwa penindakan terhadap kendaraan tidak memiliki batas waktu tertentu.

Hal ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah akibat tindakan pengendara yang melanggar peraturan. 

“Kami tidak diperkenankan untuk mengejar kendaraan yang melanggar, karena hal itu bisa membahayakan pengendara. Namun, kadang-kadang kami menduga bahwa itu adalah motor curian,” tuturnya.

Selain itu, Maya mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak melanggar, untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

“Keselamatan adalah yang utama, jadi mari kita sama-sama menjaga keamanan di jalan raya,” ajaknya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved