Pilpres Amerika 2024
Kamala Harris Tekan Tombol Emosional Donald Trump, Pilpres Amerika Berlangsung Panas
Dalam wawancara bersama MSNBC, Mary menyebutkan bahwa Trump sering kali menggunakan proyeksi, sebuah mekanisme pertahanan psikologis di mana seseorang
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Donald-Trump-dan-Kamala-Harris.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Mary Trump, keponakan dari Donald Trump sekaligus seorang psikolog klinis, mengungkapkan bahwa rival Demokrat pamannya, Kamala Harris, telah memicu reaksi emosional yang luar biasa dari Donald Trump.
Dalam wawancara bersama MSNBC, Mary menyebutkan bahwa Trump sering kali menggunakan proyeksi, sebuah mekanisme pertahanan psikologis di mana seseorang memproyeksikan kekurangan dirinya ke orang lain.
Sejak Harris menjadi calon presiden dari Partai Demokrat, Donald Trump terlihat semakin tak terkendali dalam menyerang lawannya, menunjukkan tingkat frustrasi yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Menurut Mary, Harris memiliki kemampuan unik untuk "menekan tombol emosional" Trump, sehingga menantangnya dengan cara yang sangat berbeda dari lawan politik lainnya.
Ketegangan ini semakin terlihat ketika Trump sering melontarkan serangan verbal yang tajam, seperti menyebut Harris “bodoh” dan “pembohong.”
Menariknya, Mary percaya bahwa Trump sebenarnya sedang mencerminkan kekurangan yang dia lihat pada dirinya sendiri ketika menyerang lawan-lawannya.
Dengan kampanye pemilihan presiden yang semakin memanas, tampaknya persaingan antara Trump dan Harris akan semakin intens, membawa dimensi psikologis yang menarik dalam dunia politik Amerika.(*)