Gempa Bumi
Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Indonesia Selasa Siang, BMKG Beri Peringatan
Menurut laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 09.18 WIB dengan episentrum berada
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-info-gempa-bumi-dirasakan-siang-ini-01-Oktober-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --- Gempa bumi berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah Barat Daya Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Selasa pagi, 1 Oktober 2024.
Menurut laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 09.18 WIB dengan episentrum berada pada koordinat 1,08 Lintang Utara dan 98,80 Bujur Timur.
Pusat gempa dilaporkan berada di kedalaman 108 kilometer, sekitar 61 kilometer di barat daya kota Padangsidimpuan.
Meski berkekuatan cukup signifikan, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, mengingat lokasinya yang jauh dari zona pesisir dan kedalaman episentrum yang tergolong menengah.
Dampak Gempa Terasa di Wilayah Luas
Meskipun belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa, gempa ini memicu kekhawatiran di kalangan warga.
Di wilayah lain seperti Sibolga dan Gunungsitoli, warga juga melaporkan merasakan getaran gempa ini meskipun intensitasnya lebih rendah.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini disebabkan oleh aktivitas tektonik di lempeng bumi.
Wilayah Sumatera, terutama bagian barat dan selatan, berada di jalur pertemuan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dan menujam di bawah Lempeng Eurasia.
Aktivitas subduksi lempeng ini kerap memicu gempa di sekitar Zona Megathrust Sumatra dan zona-zona seismik lainnya di wilayah tersebut.
"Gempa yang terjadi memiliki mekanisme tektonik di kedalaman menengah, yang artinya getarannya dapat dirasakan di area yang cukup luas. Namun karena tidak terjadi di dekat zona subduksi dangkal, potensi tsunami dapat diabaikan," jelas BMKG dalam pernyataan resminya.
Tidak Ada Potensi Tsunami
Meskipun getarannya cukup terasa, BMKG dengan tegas mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami.
Gempa dengan kedalaman di atas 100 kilometer seperti ini, meskipun kuat, tidak akan memicu pergerakan masif di dasar laut yang dapat menyebabkan gelombang besar.
BMKG juga menambahkan bahwa masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, sambil terus memantau informasi dari pihak berwenang.