Gempa Bumi

Gempa Bumi Guncang Gorontalo pada 01 Oktober Dini Hari, Segini Kekuatannya

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 06.43 Wita.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
BMKG
Titik-titik gempa di wilayah Gorontalo, data BMKG per 01 Oktober 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gempa bumi berkekuatan 2,9 magnitudo mengguncang wilayah Barat Daya Boalemo, Gorontalo pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 06.43 Wita.

Gempa bumi tersebut memiliki kedalaman mencapai 82 kilometer, sehingga masuk kategori gempa dalam.

Titik pusat gempa berada di 0,40 Lintang Utara dan 122,27 Bujur Timur, sekitar 16 kilometer dari Boalemo.

Selain tergolong lemah, gempa ini juga tidak dirasakan oleh beberapa warga di sekitar lokasi, khususnya di daerah yang lebih dekat dengan pusat gempa.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang serta memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG.

Gempa dengan kedalaman menengah seperti ini umumnya tidak memicu tsunami, namun selalu ada baiknya untuk waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi. 

Gempa Sulawesi

 Gempa bumi di Sulawesi umumnya disebabkan oleh aktivitas tektonik yang terkait dengan pergerakan lempeng bumi.

Sulawesi berada di kawasan yang sangat aktif secara tektonik karena berada di zona pertemuan tiga lempeng besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Berikut adalah beberapa penyebab utama gempa bumi di Sulawesi:

• Pertemuan Lempeng Tektonik

Sulawesi terletak di zona pertemuan antara Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dan Lempeng Eurasia yang berada di utara.

Pertemuan ini menghasilkan zona subduksi, di mana Lempeng Indo-Australia masuk ke bawah Lempeng Eurasia, menyebabkan deformasi kerak bumi dan memicu gempa bumi.

• Sesar Aktif

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved