Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

G30S PKI

Mengenang G30S/PKI, Sejarah, Latar Belakang, Hingga Pahlawan yang Dibunuh di Lubang Buaya

Kisah 7 orang pahlawan Indonesia yang bertaruh nyawa untuk bangsa dan di masukkan ke lubang buaya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Mengenang G30S/PKI, Sejarah, Latar Belakang, Hingga Pahlawan yang Dibunuh di Lubang Buaya
Tribunnews.com
7 Pahlawan Revolusi, korban G30S/PKI 

PKI menyebut Dewan Jenderal akan mengkudeta dengan bantuan Amerika Serikat.

Namun tuduhan ini dibantah dan secara resmi mengumumkan penolakan terhadap prinsip Nasakom di jajan TNI dan pembentukan angkatan kelima pada 27 September 1964.

Hal ini semakin membuat ketegangan politik antara PKI dan angkatan darat.

Puncaknya terjadi pada dini hari 30 September 1965 atau awal 1 Oktober 1965.

Saat itu, para perwira Angkatan Darat diculik sekelompok pasukan di bawah pimpinan Letnon Kolonel Untung.

Para anggota TNI Angkatan Darat pun banyak yang gugur.

Kemudian pada 1 Oktober 1965, Letnan Untung mengumumkan aksi yang telah dilakukannya lewat RRI Jakarta.

Dalam pengumuman tersebut, Letnan Kolonel Untung mengumumkan bahwa Gerakan 30 September berhasil menggagalkan kudeta Dewan Jenderal terhadap Presiden Soekarno, pembentukan dewan revolusi, pembubaran Kabinet Dwikora dan penghapusan pangkat jenderal dalam TNI.

Penumpasan PKI oleh Pemerintah

Masyarakat yang mendengar kabar tersebut pun kebingungan.

Panglima Komandan Strategi AD (Kostrad) Mayor Jenderal Soeharto pun mengambil alih komando Angkatan Darat karena nasib Menteri Panglima AD Jenderal Ahmad Yani belum diketahui.

Soeharto kemudian memrintahkan untuk menumpas pemberontakan yang terjadi.

Keadaan di Jakarta dan daerah pun mulai kembali dikuasai.

Pada 3 Oktober 1965, dengan bantuan Brigadir Polisi Sukitman, satuan TNI berhasil menemukan sumur tua di Lubang Buaya yang digunakan untuk mengubur jenazah perwria TNI AD.

Pada 4 Oktober 1965, pengangkatan jenazah dilakukan dan kemudian disemayamkan di Markas Besar Angkatan Darat Jakarta.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved