Minggu, 15 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Bapppeda Provinsi Gorontalo Susun 19 Kebijakan Transformasi Daerah Iptek

Berikut ini adalah 19 kebijakan transformasi daerah pada arah pembangunan iptek inovasi dan produktivitas ekonomi Gorontalo. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Bapppeda Provinsi Gorontalo Susun 19 Kebijakan Transformasi Daerah Iptek
DOK TRIBUNGORONTALO
Kantor Bapppeda Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo-- Ada 19 kebijakan transformasi daerah yang menjadi arah pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo hingga tahun 2045.

Proyeksi itu direncanakan sejak tahun 2025-2045 dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Gorontalo. 

Total ada delapan misi yang akan dilaksanakan melalui kebijakan transformasi daerah. 

Pada misi kedua yakni mewujudkan transformasi ekonomi, Bappeda membaginya dalam lima arah pembangunan. 

Salah satunya adalah ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), inovasi dan prodiktivitas ekonomi. 

Lebih lanjut, arah pembangunan itu dijabarkan dalam 19 kebijakan transformasi daerah. 

Menariknya pada sasaran pokok, Bappeda menargetkan Rp 1,9 triliun nilai investasi dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Selain itu, produktivitas UMKM, koperasi dan badan usaha milik desa (BUMD) juga turut akan didorong. 

Berikut ini  19 kebijakan transformasi daerah pada arah pembangunan iptek inovasi dan produktivitas ekonomi Gorontalo : 

1. Peningkatan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan, serta pengembangan teknologi dan efisiensi rantai distribusinya.

2. Penumbuhan dan peningkatan kapasitas emerging sectors (bioekonomi dan bioteknologi, pendidikan dan riset, serta manajemen sumber daya).

3. Peningkatan peran pusat-pusat pertumbuhan untuk pengembangan produk unggulan dalam mendukung pengembangan wilayah.

4. Peningkatan nilai tambah dan penerapan pariwisata berkelanjutan termasuk pengembangan wilayah konservasi alam sebagai sumber pertumbuhan ekonomi (eco-tourism).

5. Optimalisasi peran perdesaan dalam upaya peningkatan diversifikasi ekonomi yang inklusif.

6. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan inovasi untuk pengembangan potensi unggulan, melalui pengembangan Digitalisasi UMKM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved