Amalan Perbuatan

Dosa Besar Bagi Para Suami, Jangan Mencaci Apalagi Memukul Istri

Wanita kerap kali dipandang sebagai makhluk yang lemah. Tak jarang, kaum hawa ini harus menelan pil pahit keras dan kejamnya kehidupan dunia.

Editor: Minarti Mansombo
Tangkap Layar
Dosa Besar Suami Kepada Istri 

TRIBUNGORONTALO.COM-Maka sebaiknya ini harus menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi pasangan rimah tangga.  Jangan sampai suami melakukan hal beberapa ini. 

Wanita kerap kali dipandang sebagai makhluk yang lemah. Tak jarang, kaum hawa ini harus menelan pil pahit keras dan kejamnya kehidupan dunia.

Bahkan pasangannya sendiri pun terkadang berani dan rela menyakiti seorang wanita secara fisik.

Seperti baru-baru ini, santer beredar kabar seorang penyanyi dangdut jebolan ajang pencarian bakat harus terbaring di rumah sakit akibat kekerasan yang ia alami dari sang suami.

Ternyata, sejak jauh-jauh hari Buya Yahya sudah mengingatkan para kaum laki-laki agar tidak mudah untuk bermain tangan kepada perempuan, khususnya istri.

Baca juga: Ternyata Begini Cara Karang Bertahan dari Panas Ekstrem Lautan

Hal ini diketahui dari kanal YouTube Buya Yahya yang tayang dua tahun silam.

"Ketahuilah wahai para suami, jika Anda berbuah zalim dengan orang di tengah pasar sana, memukul seorang perempuan di pinggir pasar sana, dosa besar," ujar Buya Yahya.

Tidak hanya menyakiti secara fisik, seorang laki-laki yang tega menyakiti perempuan secara verbal saja sangat dikutuk dalam agama.

"Anda mencaci wanita yang ada di pasar sana, dosa besar wahai suami, wahai laki-laki," ucap Buya Yahya.

Buya Yahya memberikan perumpamaan, seorang laki-laki yang tega menyakiti perempuan yang tidak dikenal saja, baik secara fisik atau secara verbal, sangat berdosa besar.

Baca juga: BPBD Sebut Gorontalo Rawan Likuifaksi, Ada Daerah Tak Bisa Dibangun Gedung Bertingkat

Terlebih jika yang disakiti adalah hati seorang istri, bagaimana dosa yang akan tanggung oleh sang suami.

"Anda seorang laki-laki mencaci, memukul perempuan di tengah pasar, dosa! Padahal dia bukan apa-apa Anda," ujar Buya Yahya.

"Alangkah besarnya dosanya kalau Anda seorang laki-laki memukul istrinya, yang ibu dari anak-anaknya, mencaci," sambung Buya Yahya.

Buya Yahya juga menjelaskan, seorang laki-laki yang ringan tangan tidak hanya melukai perempuan secara fisik saja, namun lebih daripada itu.

Terlebih jika hati yang ia sakiti, tentu beban dosanya selama hidup akan terus ia tanggung hingga di akhirat, sampai orang tersebut memaafkannya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved