Pilkada Gorontalo
Cerita Rivendi Luawo, Perjuangan Bersama Burhanudin Pulubuhu Menuju Pilkada Boalemo Gorontalo
Burhanudin Pulubuhu dan Rivendi Luawo merupakan calon bupati dan wakil bupati Boalemo di Pilkada 2024.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Burhanudin-Pulubuhu-dan-Rivendi-Luawo-pasangan-calon-bupati-dan-wakil-bupati-Boalemo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Burhanudin Pulubuhu dan Rivendi Luawo merupakan calon bupati dan wakil bupati Boalemo di Pilkada 2024.
Keduanya menempuh jalur independen ataupun perseorangan.
Rivendi Luawo menceritakan perjuangan dirinya bersama Burhanudin Pulubuhu mengarungi proses pilkada sejak Mei 2024.
"Semuanya karena kuasa Tuhan. Saya yang telah mengumpulkan dukungan KTP sebanyak 8.000, belum mendapatkan pasangan yang tepat, hingga saya sudah mengangkat bendera putih untuk menyerah," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (21/9/2024).
"Tapi semua berubah ketika saya bertemu dengan Pak Burhanudin, hanya dengan waktu 15 menit, kami berhasil menyatukan visi dan misi kami untuk maju sebagai calon kepala daerah," lanjutnya.
Setelah waktu berjalan, pada 13 Mei 2024 bapaslon tersebut mendaftarkan diri untuk pertama kalinya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Boalemo.
Mereka memasukan berkas administrasi dukungan sebanyak 12 ribu lebih KTP saat itu.
Tercatat, Burhanudin-Rivendi empat kali dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KPU Boalemo.
Berawal dari proses administrasi pertama dan kedua. Kemudian proses faktual pertama dan kedua.
Khusus faktual kedua, mereka melakukan mediasi dengan KPU Boalemo untuk memasukan perbaikan kembali dikarenakan dukungan KTP dinyatakan tidak memenuhi syarat hanya 76 dukungan.
Burhanudin-Rivendi berhasil merevisi dokumen dukungan dalam waktu 24 jam.
Mengusung tagline 'Perbaikan'
Rivendi mengatakan alasan pihaknya mengusung tagline 'Perbaikan'.
"Perbaikan di sini bukan semata-mata mengganti hal yang baik. Kami berdua akan melanjutkan hal yang baik dan akan memperbaiki hal yang dinilai buruk bagi pembangunan daerah," ujar Rivendi.
Tak hanya itu, bapaslon ini bertekad membangun struktur ekonomi melalui peningkatan kualitas Jagung, peternakan, dan perikanan.