Kamis, 5 Maret 2026

Human Interest Story

Sukses Budidaya Ikan Hias Secara Otodidak: Halid Lasulika Ubah Hobi Jadi Sumber Penghasilan

Awal mula kecintaannya pada ikan cupang terjadi dua tahun lalu, ketika Halid sering membeli ikan cupang di toko Karsa Utama di Kota Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sukses Budidaya Ikan Hias Secara Otodidak: Halid Lasulika Ubah Hobi Jadi Sumber Penghasilan
FOTO: Faisal Husuna, TribunGorontalo.com
Halid Lasulika saat ditemui berjualan tepi Jalan Bayypass Kampus 4 UNG Bone Bolango sore tadi, Jumat (20/9/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Halid Lasulika, seorang warga asal Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Bone Bolango, Gorontalo, telah berhasil mengubah hobinya memelihara ikan hias menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarganya.

Bermodalkan kecintaan pada ikan cupang, Halid kini meraup rezeki dari hasil budidaya ikan hias secara otodidak.

Awal mula kecintaannya pada ikan cupang terjadi dua tahun lalu, ketika Halid sering membeli ikan cupang di toko Karsa Utama di Kota Gorontalo.

Selain sebagai hobi, ikan-ikan cupang itu menjadi bagian dari koleksi pribadinya yang mempercantik ruangan rumahnya.

Ikan cupang dengan sirip lebar dan warna tubuh yang beragam memikat Halid hingga akhirnya dia memutuskan untuk memelihara dan membudidayakannya.

“Ikan cupang itu indah dipandang. Siripnya lebar dan warnanya beragam. Awalnya, saya sering beli di depan Toko Karsa Utama, tapi lama-lama terpikir untuk membudidayakannya sendiri,” ungkap Halid saat bercerita tentang awal mula hobinya, Kamis (19/9/2024).

Modal Kecil, Berbekal YouTube

Dengan modal awal hanya Rp 300 ribu, Halid mulai membudidayakan ikan cupang. Menariknya, ia belajar cara budidaya ikan ini secara otodidak melalui video di YouTube.

Meskipun tanpa latar belakang pengetahuan formal di bidang perikanan, Halid berhasil menjalankan usahanya hingga berkembang.

Kini, selain ikan cupang, Halid juga membudidayakan berbagai jenis ikan hias lainnya seperti Platy, Pomade, serta ikan lele dumbo.

“Awalnya hanya cupang, tapi sekarang sudah banyak jenis ikan yang saya budidayakan, termasuk lele dumbo. Semua saya pelajari dari YouTube,” ujar Halid bangga.

Usaha budidaya ikan hias yang awalnya hanya hobi kini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi Halid. Setiap hari, penghasilan dari penjualan ikan hias bisa mencapai Rp 300 ribu.

Namun, penghasilan ini tidak selalu stabil, tergantung pada jumlah pembeli dan lokasi penjualan.

“Satu hari bisa dapat Rp 300 ribu, tapi kadang hanya Rp 100 ribu. Itu sebabnya saya tidak berjualan di satu tempat saja, tapi berpindah-pindah,” jelasnya.

Untuk memperluas pasar, Halid sering berpindah lokasi berjualan. Beberapa tempat yang sering didatanginya antara lain Jalan Bypass Kampus 4 UNG di Bone Bolango, Pelabuhan Peri, dan Jembatan Moodu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved