Sains dan Teknologi
Minum Tiga Cangkir Kopi atau Teh Setiap Hari Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Ini
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah moderat dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiometabolik.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Menariknya, kafein tidak menunjukkan dampak negatif pada 4 persen peserta yang mengonsumsi lebih dari 400 mg kafein per hari.
Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun konsumsi kafein tinggi, tidak ada peningkatan risiko penyakit kardiometabolik yang signifikan.
Namun, para ilmuwan belum sepenuhnya memahami bagaimana kafein bekerja untuk meningkatkan kesehatan kardiometabolik.
Salah satu teori adalah bahwa kafein dapat mempengaruhi metabolit tertentu—senyawa yang dihasilkan tubuh saat memecah makanan—yang berhubungan dengan penyakit kardiometabolik, seperti lipid.
Meskipun begitu, studi ini memiliki beberapa keterbatasan. Peneliti hanya menilai konsumsi kafein dari kopi dan teh, tanpa mempertimbangkan minuman berkarbonasi dan minuman energi yang juga mengandung kafein.
Selain itu, penelitian ini menunjukkan hubungan, bukan sebab-akibat, antara konsumsi kafein moderat dan penurunan risiko penyakit kardiometabolik.
"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami bagaimana konsumsi kafein mempengaruhi metabolisme tubuh dan kesehatan jangka panjang," kata Chaofu Ke.
Pengaruh Kopi dalam Penelitian Terkait
Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut, temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara moderat memiliki kaitan dengan penurunan risiko penyakit metabolik.
Jonathan Fialkow, MD, Wakil Direktur Kardiologi Klinis di Miami Cardiac & Vascular Institute, menyebutkan bahwa dari perspektif metabolik, meskipun tidak konklusif, hasil penelitian ini memperkuat laporan sebelumnya yang menunjukkan manfaat kopi terhadap kesehatan.”
Penelitian terdahulu juga menyebutkan bahwa peminum kopi moderat memiliki tingkat diabetes dan penyakit hati yang lebih rendah.
Juga risiko serangan jantung yang lebih sedikit. Namun, studi kali ini memberikan penekanan khusus pada peran kafein dalam minuman seperti kopi dan teh, bukan hanya senyawa lain seperti polifenol yang telah dikenal memiliki sifat anti-inflamasi.
Seberapa Banyak Kopi yang Terlalu Banyak?
Bagi Anda yang rutin mengonsumsi satu hingga tiga cangkir kopi per hari, dan tidak mengalami efek samping seperti asam lambung atau jantung berdebar, para ahli sepakat bahwa Anda dapat melanjutkan kebiasaan tersebut.
"Jika Anda adalah seorang peminum kopi, mungkin ada manfaat dari rutinitas Anda. Namun, pastikan Anda tidak menambahkan terlalu banyak gula, pemanis buatan, atau krim kocok, yang justru dapat meningkatkan kalori dan risiko kardiometabolik," ujar Samuel Mathis, MD, asisten profesor Kedokteran Keluarga di University of Texas Medical Branch at Galveston.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FILE-secangkir-kopi-yang-diminum-saat-pagi-hari.jpg)