Munaslub Kadin
22 Daerah Disebut Tolak Munaslub Kadin
22 daerah disebut menolak pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Selasa (14/9/2024).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/160622-Muhalim-Litty.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - 22 daerah disebut menolak pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pada Sabtu (14/9/2024).
Hal ini diungkap Ketua Kadin Gorontalo Muhalim Djafar Litty pada Sabtu (14/9/2024).
"Dasar pelaksanaan munaslub tidak jelas, apa kesalahan Pak Arsjad? Tidak ada," tanya Muhalim Djafar Litty, Ketua Kadin Gorontalo.
Ia dengan keras menyatakan bahwa Ketua Kadin Arsjad Rasjid, sama sekali tidak melanggar ketentuan konstitusi.
"Munaslub bisa dilaksanakan apabila Ketum melanggar AD/ART, apabila meninggal dunia atau mengundurkan diri, dan ketentuan itu sama sekali tidak ada," terangnnya.
Setelah melakukan rapat pleno, ia menyebut, Kadin Gorontalo dengan tegas menyatakan sikap menolak pelaksanaan Munaslub.
Muhalim membeberkan, sudah ada 22 daerah dari total 35 daerah, yang menyatakan sikap menolak pelaksanaan tersebut.
Muhalim menegaskan siap menerima apapun konsekuensi atas penolakan tersebut.
"Semua saya pertaruhan," tukasnya.
Diketahui, Beredar kabar Kadin nasional akan menggelar munaslub pada Sabtu Hari ini
Posisi Arsjad Rasjid sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia kabarnya akan diganti.
Calon kuat yang akan menggantikan Arsjad kabarnya adalah Anindya Bakrie yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. (*)
Daftar yang sudah membuat surat penolakan Munaslub:
1.Papua
2.Gorontalo