Human Interest Story
Sam Abdul: Menghadirkan Cita Rasa Khas Minahasa di Tengah Kota Gorontalo dengan Ikan Fufu
Dengan tempat tinggalnya yang berlokasi di Kelurahan Bugis, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Sam terus menjalankan usahanya dengan penuh dedik
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sam-Abdul-56-penjual-ikan-fufu-di-Kota-Gorontalo-Kamis-2982024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Di tengah riuhnya aktivitas di Jalan Sultan Botutihe, Kelurahan Tamalate, Kota Gorontalo, terdapat sebuah warung sederhana yang sudah menjadi tempat favorit bagi banyak orang.
Warung ini milik Sam Abdul, seorang penjual ikan fufu yang setia menawarkan kelezatan hidangan khas Minahasa, Sulawesi Utara.
Sam telah berjualan di lokasi ini sejak 2017, menjadikannya salah satu pedagang yang paling dikenal di kawasan tersebut.
Ikan fufu, yang dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional yang menggugah selera, terbuat dari ikan cakalang yang dibumbui dengan sempurna dan dibakar hingga matang di dalam jepitan kerangka bambu.
Tak hanya ikan cakalang, Sam juga mengolah ikan tuna menjadi ikan fufu yang tak kalah lezat.
Proses pembakaran ikan dilakukan dengan cermat selama sekitar tiga jam untuk memastikan ikan matang merata dan menghasilkan cita rasa yang khas.
“Sudah enam tahun saya jualan di sini,” ungkap Sam kepada TribunGorontalo.com pada Kamis (29/8/2024).
Namun, keterampilan Sam dalam dunia jual beli ikan sebenarnya telah diasah sejak lama. Pada usia 13 tahun, ia sudah ikut orang tuanya berdagang ikan di pasar.
Dari pengalaman itulah, Sam belajar seluk-beluk perdagangan ikan, mulai dari membeli ikan di pelelangan hingga menjualnya kembali di pasar.
Pada tahun 2017, Sam memutuskan untuk fokus menjual ikan fufu karena menyadari bahwa produk ini memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan ikan mentah.
Menurutnya, ikan fufu memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Gorontalo, yang membuatnya memilih untuk mendalami bisnis ini.
“Kalau ikan mentah banyak yang jual di pasar, kalau ikan fufu kan jarang dijual padahal banyak dicari orang Gorontalo,” jelasnya.
Uniknya, Sam memproses ikan fufu langsung di tempat usahanya, sehingga para pelanggan bisa mendapatkan ikan fufu yang masih segar dan baru saja diolah.
Hal ini menambah daya tarik bagi pembeli yang ingin menikmati ikan fufu dalam kondisi terbaiknya.
Harga ikan fufu yang dijual oleh Sam bervariasi tergantung pada ukuran dan beratnya. Faktor harga ikan di pasaran juga mempengaruhi harga jualnya.
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|