Rabu, 11 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Deni Abdul Wasatpel Pelabuhan Gorontalo, Ternyata Dulunya Lolos Polisi Tapi Mundur

Kini menjabat sebagai Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Gorontalo, perjalanan karier Deni jauh dari kata mulus.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Deni Abdul Wasatpel Pelabuhan Gorontalo, Ternyata Dulunya Lolos Polisi Tapi Mundur
FOTO: Prailla Libriana, TribunGorontalo.com
Deni Abdul, Wasatpel Pelabuhan Feri Gorontalo yang ternyata pernah lolos polisi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Deni Abdul, pria kelahiran Gorontalo tahun 1980, memiliki kisah hidup yang penuh liku dan inspirasi.

Kini menjabat sebagai Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Gorontalo, perjalanan karier Deni jauh dari kata mulus.

Setelah menamatkan pendidikan di SMAN 3 Gorontalo pada tahun 1999, Deni memulai perjalanannya dengan bergabung sebagai siswa di pendidikan kepolisian.

"Saya ikut tes sampai lolos, lalu menjalani pendidikan," ujar Deni saat berbicara dengan TribunGorontalo.com pada Selasa (20/8/2024).

Namun, dunia kepolisian ternyata bukan jalannya. Deni hanya mampu bertahan selama dua bulan di pendidikan tersebut sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri.

Keputusan ini mengejutkan banyak orang, terutama karena ayah dan pamannya berkarier sebagai anggota Polri dan TNI.

Deni kemudian merantau ke Pulau Salakan, sebuah daerah terpencil di Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Di sana, ia memulai kehidupan barunya dengan menempuh pendidikan di salah satu universitas, mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

"Kuliah saya biaya sendiri," kenangnya.

Untuk membiayai kuliah, Deni terjun ke dunia perdagangan, mulai dari membantu menjual baju hingga akhirnya membuka usahanya sendiri.

"Awalnya cuma ikut dengan orang jualan baju, lalu saya buka usaha sendiri. Dari yang baju cuma dua bal jadi lima hingga enam bal," jelasnya.

Baju-baju yang ia jual dibelinya dari Gorontalo melalui temannya.

Ketekunan dan kerja kerasnya membuahkan hasil. Deni berhasil menamatkan kuliahnya tanpa bantuan dari orang tua.

Setelah meraih gelar, Deni mengabdikan dirinya sebagai guru honorer di sebuah Sekolah Dasar di Desa Luksagu, Sulawesi Tenggara, selama tujuh bulan.

Namun, panggilan kampung halaman tak bisa diabaikan. Deni kembali ke Gorontalo dan melanjutkan pendidikan hukum di Universitas Ichsan Gorontalo.

Hebatnya, ia mampu menyelesaikan studi dalam waktu hanya satu tahun enam bulan.

"Saya bisa cepat karena tidak perlu mengontrak mata kuliah dasar. Jadi bisa kontrak dua semester sekaligus," jelas Deni.

Meskipun sering hanya mengikuti setengah kelas untuk beberapa mata kuliah, Deni berhasil meraih nilai tertinggi di kelasnya.

Pada tahun 2012, Deni akhirnya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Kota Gorontalo.

Empat tahun kemudian, pada tahun 2016, ia mendapat tawaran untuk bergabung dengan Kementerian Perhubungan.

"Beralih instansi ke pegawai Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Karier Deni di Kementerian Perhubungan dimulai di Terminal Dungingi sebagai staf selama dua tahun.

Meskipun jarak antara rumah dan tempat kerjanya hanya sepelemparan batu, Deni memilih untuk berjalan kaki setiap hari.

"Jalan kaki saya kan cuma dekat," katanya.

Tahun 2019, Deni dipindahkan ke Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Marisa sebagai Wasatpel UPPKB Marisa selama empat tahun.

Dan pada Mei 2024, Deni ditugaskan di Pelabuhan Ferry Gorontalo sebagai Wasatpel.

Di Pelabuhan Ferry, Deni tak hanya menjalankan tugas rutinnya. Ia juga memperkenalkan program penataan penumpang, termasuk memanfaatkan pramuwisata profesional untuk melayani wisatawan asing.

"Saya lakukan itu biar wisatawan asing ini dapat difasilitasi dengan baik di Gorontalo," tutup Deni, menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung di Pelabuhan Ferry Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved