Sabtu, 21 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Yasi Ismail, Warga Desa Kopi Gorontalo Berjualan Buah Sejak Usia 15 Tahun 

Yasi Ismail, pedagang buah di depan Pido Kopi menceritakan perjalanan hidupnya. 

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Yasi Ismail, Warga Desa Kopi Gorontalo Berjualan Buah Sejak Usia 15 Tahun 
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Yasi Ismail menjual buah-buahan di Jl Arif Rahman Hakim, Kota Gorontalo 

"Saya juga dulu waktu kecil pernah jualan gorengan yang saya bawa keliling dari satu desa ke desa lain," imbuhnya.

Yasi saat ini berusia 46 tahun. Baginya pengalaman merantau telah membentuk mentalnya.

Ia mengaku, kesulitannya berjualan buah adalah ketika tidak laku. Akibatnya, buah membusuk.

"Kalau busuk otomatis kita juga rugi," terangnya.

Yasi memesan buah dari pedagang lain. Buah dipesan dari petani di Sulawesi Selatan.

"Mereka bawa ke sini, lalu tinggal kita bayar," tuturnya.

Harga buah dijual Yusi dimulai dari harga Rp10 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Buah yang disediakan seperti semangka, nangka, mangga, lemon, nenas, jeruk, pepaya, apel, buah naga, salak, hingga alpokat.

Yasi menambahkan, dirinya berharap mendapat bantuan dari pemerintah.

"Ya harapan saya semoga pemerintah bisa lebih perhatikan ke kami pedagang buah," pungkasnya.

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved