Minggu, 15 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Usman Mounti 8 Tahun Buka Sewa Ban Renang di Wisata Pohuwato Gorontalo

Kisman Mounti (52), warga asli Kelurahan Libuo, telah mengabdikan delapan tahun hidupnya sebagai penyewa ban renang di pantai ini.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Cerita Usman Mounti 8 Tahun Buka Sewa Ban Renang di Wisata Pohuwato Gorontalo
FOTO: Rahman Halid, TribunGorontalo.com
Usman Mounti bertahun-tahun jalankan usaha sewa ban renang di Wisata Libuo, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu (10/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang pria paruh baya berdiri tegak di antara deretan ban renang yang tersusun rapi di tepi Pantai Wisata Libuo, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kisman Mounti (52), warga asli Kelurahan Libuo, telah mengabdikan delapan tahun hidupnya sebagai penyewa ban renang di pantai ini.

Dengan senyum ramah, ia menyambut setiap pengunjung yang datang, menawarkan jasa sewanya yang sederhana namun penuh makna.

Setiap akhir pekan, pantai ini dipadati wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam. Bagi Kisman, ini adalah saat-saat yang ia tunggu.

 "Ban renang ukuran besar saya sewakan dengan harga Rp 20 ribu, sedangkan ukuran kecil Rp 10 ribu," ujar Kisman kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (10/8/2024), sembari menyiapkan ban renang yang siap digunakan.

Meski usahanya terbilang kecil, Kisman tetap menjalankannya dengan penuh semangat. Penghasilannya mungkin tak seberapa, terutama di hari-hari biasa ketika pantai sepi pengunjung.

Namun, pada akhir pekan, penghasilan Kisman bisa mencapai Rp 100 ribu per hari, cukup untuk sedikit meringankan beban hidupnya.

"Kalau Sabtu-Minggu lumayan ramai pengunjung, jadi bisa dapat Rp 100 ribu sehari. Tapi kalau hari biasa, kadang tidak sampai segitu," kisahnya dengan nada optimis.

Namun, di balik senyum dan semangatnya, Kisman menyimpan kekhawatiran tentang masa depan usahanya.

Pendapatan dari menyewa ban renang tidak selalu mencukupi kebutuhan keluarganya. Ia berharap adanya bantuan atau fasilitas usaha yang dapat membantu meningkatkan pendapatannya.

"Saya berharap ada bantuan atau fasilitas usaha yang bisa membantu saya dan keluarga, agar usaha ini bisa lebih berkembang," harapnya.

Kisman bukan sekadar menjalankan usaha untuk mencari nafkah. Baginya, pekerjaan ini adalah bentuk kontribusi nyata terhadap sektor pariwisata lokal.

Meski usia terus bertambah, Kisman tetap gigih bekerja, menjaga semangatnya tetap menyala setiap hari.

Dengan ban renang di tangan dan senyum di wajah, ia menjadi bagian dari pengalaman menyenangkan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Libuo.

"Hanya satu saja pak, usaha saya bisa terus berjalan dan berkembang, serta menjadi bagian dari pengalaman menyenangkan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Libuo," tutup Kisman, dengan harapan yang besar untuk masa depan usahanya yang sederhana namun bermakna ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved