Kecanduan Kopi hingga Minum 15 Gelas Per Hari, Mekanik Bengkel Ini Harus Rutin Cuci Darah
Saat ditemui, Toro tengah sibuk memperbaiki Honda Suprafit hitam keluaran pertama yang mengalami kerusakan pada per kick starter.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-mekanik-rutin-cuci-darah-gara-gara-minum-belasan-kopi-sehari.jpg)
Semua ini bermula dari masalah pada kedua ginjalnya. Toro merasakan gejala tidak nyaman, seperti tubuh terasa berat, lemas, dan sesak nafas saat bangun pagi enam tahun lalu.
Setelah memeriksakan diri, kadar kreatinin dalam urinenya ditemukan mencapai 16,7 miligram per desiliter (mg/dL), jauh di atas kadar normal yang berkisar antara 0,6-1,2 mg/dL untuk pria dewasa dan 0,5-1,1 mg/dL untuk wanita dewasa.
Kreatinin adalah produk limbah metabolisme tubuh yang seharusnya disaring oleh ginjal untuk menjaga kadar normalnya.
Kadar kreatinin yang tinggi menunjukkan adanya gangguan atau kerusakan fungsi ginjal.
"Dokter mengatakan ada kista di ginjal saya," tutur Toro.
Tanpa hemodialisis, Toro mengalami sesak nafas dan lemas karena darahnya penuh limbah. Setelah berpikir selama seminggu, ia memutuskan untuk memulai cuci darah.
"Banyak teman-teman mancing yang membantu, baik dari segi uang maupun dalam proses pengajuan BPJS. Sekarang kondisinya lebih baik, tinggal kita jalani hidup ini dengan penuh semangat," ujar Toro.
Dokter juga menjelaskan bahwa pola hidup Toro di masa lalu berkontribusi pada kerusakan ginjalnya.
Toro, yang dulu tenggelam dalam pekerjaannya, mengonsumsi kopi sebanyak 12-15 saset per hari, merokok, dan sering lupa makan serta minum air putih.
"Dulu saya bisa bekerja sampai pukul 02.00 WIB pagi, hanya tenggelam di mesin, kopi, dan rokok," kenangnya.
Gejala sakit pinggang yang muncul setiap dua minggu mulai tidak bisa reda dengan obat. Tubuh Toro menunjukkan pembengkakan di beberapa bagian.
"Ingatlah untuk menyayangi ginjal kalian," pesannya.
Meskipun begitu, Toro tetap melanjutkan pekerjaannya dengan penuh semangat.
Ia bekerja keras demi menghidupi istri, anak-anaknya, dan cucunya. Kini, ia membatasi konsumsi kopi menjadi tiga kali sehari dan mengurangi rokok secara signifikan.
Toro menutup bengkelnya lebih awal pada pukul 16.00 WIB untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.
| 5 Warga Ditangkap Gara-gara Akali Sistem Judi Online, Dilaporkan Bandar? |
|
|---|
| Demi Anak Istri Makan, Suami di Gunungkidul Rela Dipenjara 5 Tahun Gegara Curi 5 Potong Kayu |
|
|---|
| Hanya Gegara Kuah Padang Habis, Gerombolan Pria Ngamuk hingga Keroyok Pegawai Rumah Makan |
|
|---|
| Eks Kepala Bea Cukai DIY Didakwa Terima Gratifikasi Rp 23,5 M, Termasuk dari Suami Maia Estianty |
|
|---|
| Gerak Cepat PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Pasca Gempa Bantul Yogyakarta |
|
|---|