Minggu, 8 Maret 2026

Banjir Gorontalo

Nasib Siswa SDN 7 Tilango Gorontalo Pasca Banjir: Buku Pelajaran dan Fasilitas Sekolah Rusak

Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, dengan buku-buku basah menumpuk di lorong menuju toilet sekolah seperti pantauan TribunGorontalo.com, Selasa (

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Nasib Siswa SDN 7 Tilango Gorontalo Pasca Banjir: Buku Pelajaran dan Fasilitas Sekolah Rusak
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
Tumpukan fasilitas sekolah rusak gara-gara banjir, Selasa (06/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ratusan buku pelajaran di SDN 7 Tilango, Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo mengalami kerusakan parah akibat banjir.

Kondisi tersebut sangat memprihatinkan, dengan buku-buku basah menumpuk di lorong menuju toilet sekolah seperti pantauan TribunGorontalo.com, Selasa (6/8/2024). 

Para relawan yang melakukan aksi bersih-bersih menyatakan bahwa tumpukan buku basah bisa menjadi media penyebaran penyakit.

Buku-buku pelajaran yang rusak tersebut disortir dan dipisahkan dari buku yang masih layak pakai.

Namun, sebagian buku masih dibiarkan menumpuk tak beraturan di atas lemari dan dalam kondisi yang tidak tertata dengan baik.

Pihak sekolah menghadapi dilema dalam menangani buku-buku tersebut.

Hesti Hasan, Wakasek SDN 7 Tilango, menjelaskan bahwa mereka belum berani membuang buku-buku itu karena belum ada pendataan resmi dari bagian aset daerah.

"Kita belum bisa buang, dibiarkan dulu begitu nanti ada yang dari bagian aset akan turun," ujar Hesti.

Dia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah berupaya mengeringkan buku-buku yang basah, namun jumlahnya yang sangat banyak membuat proses tersebut menjadi sulit.

Selain buku, sejumlah fasilitas sekolah juga mengalami kerusakan akibat banjir luapan Danau Limboto.

Lemari, meja, bangku, dan tiga toilet juga rusak dan saat ini ditumpuk di halaman sekolah.

Kursi dan meja yang telah rusak dibiarkan diambil oleh masyarakat, sedangkan buku-buku basah masih menumpuk sembari menunggu tim aset melakukan pendataan.

Meski mengalami kerusakan parah, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 7 Tilango mulai pulih dan berjalan normal kembali.

Saat ini, sekitar 180 siswa-siswi aktif mengikuti proses KBM. Kondisi sekolah yang memprihatinkan ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian dan dukungan untuk memulihkan fasilitas pendidikan dan mendukung kelancaran proses belajar para siswa.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved