Universitas Negeri Gorontalo

Resta Dayani Dakhi jadi Wisudawan Terjauh di Universitas Negeri Gorontalo, Perjalanan Dua Hari

Resta, yang berasal dari Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, menempuh perjalanan selama dua hari untuk mencapai Gorontalo, yang terletak di bagian t

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
UNG
Resta Dayanti Dakhi Wisudawan Asal Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara pada Wisuda ke-51 UNG. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dalam perayaan Wisuda ke-51 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Sabtu, 3 Agustus 2024, Resta Dayani Dakhi mencuri perhatian sebagai wisudawan dengan jarak perjalanan terjauh.

Resta, yang berasal dari Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, menempuh perjalanan selama dua hari untuk mencapai Gorontalo, yang terletak di bagian tengah kepulauan Indonesia.

Perjalanan panjang dari Pulau Sumatera di barat Indonesia ke Pulau Sulawesi di timur tidak menghalangi tekad Resta untuk menuntut ilmu di UNG.

"Total perjalanan saya memakan waktu dua hari," ungkap Resta saat ditemui di Gedung Auditorium UNG.

Setibanya di Gorontalo, Resta menghadapi tantangan bahasa yang menjadi hambatan awal dalam proses adaptasinya.

Kesulitan dalam berkomunikasi dan perbedaan dialek antara bahasa Nias dan dialek Gorontalo sempat membuatnya kesulitan dalam berinteraksi dengan teman-temannya.

“Setelah sampai di Gorontalo, salah satu tantangan terbesar adalah bahasa. Ini membuat saya agak kesulitan dalam beradaptasi,” jelasnya.

Namun, Resta bersyukur karena teman-teman sekelas dan masyarakat sekitar berusaha keras untuk membantu menyesuaikan dirinya dengan dialek lokal.

“Biarpun awalnya sulit, teman-teman di kelas dan orang-orang di sini sangat berusaha untuk menyesuaikan diri dengan saya,” tambahnya.

Perjalanan dan perjuangan Resta menggambarkan betapa UNG menarik perhatian mahasiswa tidak hanya dari daerah sekitar Gorontalo tetapi juga dari penjuru Indonesia, termasuk Pulau Sumatera.

Resta Dayani Dakhi menjadi simbol semangat dan dedikasi dalam mengejar pendidikan tinggi, meskipun harus menempuh jarak yang sangat jauh.

Rektor UNG, Eduart Wolok, memberikan apresiasi tinggi kepada Resta atas pilihan dan dedikasinya.

“Terima kasih telah memilih UNG sebagai tempat studi Anda. Kami sangat menghargai komitmen dan semangat Anda untuk menuntut ilmu di sini,” ungkap Rektor Wolok.

Wisuda ini tidak hanya menandai pencapaian akademis, tetapi juga perjalanan luar biasa dari seorang mahasiswa yang datang dari daerah terjauh untuk meraih impian di Universitas Negeri Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved