Gorontalo Terkini
Pasutri Jualan Bendera Merah Putih di Gorontalo, Sebulan Omset Tembus Rp 300 Juta
Wanita asal Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, ini bersama suaminya, yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah menjejakkan kaki di berbaga
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wanita-penjual-bendera-merah-putih-di-JDS-Kota-Gorontalo-Jumat-0282024.jpg)
“Harga ini bisa bervariasi tergantung jumlah pemesanan,” tambah Yunita.
Omset dari penjualan bendera ini sangat signifikan, mencapai hampir Rp 300 juta dalam sebulan.
“Omset mulai melonjak dari tanggal 30 Juli hingga 9 Agustus,” kata Yunita.
Dalam sehari, omsetnya bisa mencapai Rp 6 juta. Sebagian besar pembeli adalah kantor-kantor yang membeli dalam jumlah banyak, dibandingkan dengan pembeli individu.
Untuk mempermudah penjualan, Yunita memilih tinggal di kos dekat tempat jualan.
“Rumah saya jauh, dan pembeli kadang datang malam hari. Jadi, saya tinggal di kos agar lebih mudah melayani pembeli yang datang,” tutupnya. (*)