Gorontalo Terkini
Pasutri Jualan Bendera Merah Putih di Gorontalo, Sebulan Omset Tembus Rp 300 Juta
Wanita asal Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, ini bersama suaminya, yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, telah menjejakkan kaki di berbaga
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wanita-penjual-bendera-merah-putih-di-JDS-Kota-Gorontalo-Jumat-0282024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Yunita Amili (47) telah mengarungi berbagai pulau di Indonesia, menjual bendera musiman menjelang Hari Kemerdekaan RI.
Wanita asal Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, ini bersama suaminya, yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Keduanya telah menjejakkan kaki di berbagai tempat seperti Ternate, Manado, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.
“Di Gorontalo, kami sudah berjualan selama delapan tahun. Tahun lalu, kami juga aktif di Ternate dan Manado,” ungkap Yunita pada Jumat (2/8/2024).
Selama perjalanan jualan, suaminya seringkali pergi untuk memenuhi pesanan bendera di berbagai lokasi, sementara Yunita lebih banyak berjualan sendiri.
Yunita membagi wilayah penjualannya dengan adiknya dan beberapa rekannya.
Adiknya berjualan di area bawah Jalan Dua Susun (JDS) Kota Gorontalo, sedangkan Yunita berjualan di JDS atas.
Rekan-rekannya menjual bendera di berbagai tempat seperti Agussalim, Limboto, Pohuwato, Buol, dan Palele di Sulawesi Tengah.
“Saat ini, saya dan adik saya berada di JDS Kota Gorontalo,” jelasnya.
Yunita menyediakan berbagai jenis bendera untuk memenuhi permintaan.
Bendera bercorak burung Garuda dan abuta masing-masing tersedia dalam 300 kodi dengan panjang 8 meter dan 9 meter.
Bendera merah putih tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk 2 meter, 1x20 meter, 90x60 meter, dan ukuran kecil lainnya.
Selain itu, umbul-umbul juga tersedia dalam 500 kodi, dengan total keseluruhan mencapai sekitar 10 ribu kodi.
Untuk harga, bendera dengan background Garuda dibanderol seharga Rp 300 ribu , sementara bendera ukuran 9 meter seharga Rp 350 ribu .
Bendera merah putih ukuran 1 meter 20 dipatok Rp 35 ribu , dan ukuran 90x60 seharga Rp 30 ribu .
“Harga ini bisa bervariasi tergantung jumlah pemesanan,” tambah Yunita.
Omset dari penjualan bendera ini sangat signifikan, mencapai hampir Rp 300 juta dalam sebulan.
“Omset mulai melonjak dari tanggal 30 Juli hingga 9 Agustus,” kata Yunita.
Dalam sehari, omsetnya bisa mencapai Rp 6 juta. Sebagian besar pembeli adalah kantor-kantor yang membeli dalam jumlah banyak, dibandingkan dengan pembeli individu.
Untuk mempermudah penjualan, Yunita memilih tinggal di kos dekat tempat jualan.
“Rumah saya jauh, dan pembeli kadang datang malam hari. Jadi, saya tinggal di kos agar lebih mudah melayani pembeli yang datang,” tutupnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.