Gorontalo Memilih
Prediksi 5 Daftar Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Boalemo di Pilkada 2024
Sejumlah nama bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Boalemo mulai mencuat jelang Pilkada 2024.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Sejumlah nama bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Boalemo mulai mencuat jelang Pilkada 2024.
Namun baru dua pasangan calon menyatakan diri untuk ikut perhelatan Pilkada Boalemo.
Mereka adalah pasangan Burhanudi Pulubuhu dan Rivendi Luawo, serta Wahyudin Lihawa dan Riko Jaini.
Saat ini sudah memasuki tahapan verifikasi faktual untuk persyaratan pendaftaran jalur perseorangan atau independen.
Adapun dari segi partai politik, sudah banyak juga isu dari pengamat politik mengenai calon dan juga pasangan calon yang akan diusung nanti.
Isu ini diutarakan oleh Kevin Syairullah, penggiat politik Boalemo.
"Pendaftaran bagi para calon kepala daerah tinggal menghitung hari, yakni pada 27 Agustus nanti, dan saat ini sudah banyak calon yang menyatakan diri untuk maju di Pilkada," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (22/7/2024).
"Saat ini, menurut amatan kami, bahwa akan ada banyak partai yang akan berkoalisi," lanjutnya.
Kevin menyatakan tiga bapaslon lain kemungkinan besar maju di Pilkada Boalemo.
Partai NasDem dan Golkar juga diketahui akan berkoalisi untuk mengusung pasangan Rum Pagau dan Lahmudin Hambali.
Selain itu, kata Kevin, ada juga dari PDIP kemungkinan besar akan buat koalisi gemuk.
"Mereka juga bisa menggaet banyak wakil dari berbagai partai, mulai dari Hardi Mopangga dari Demokrat, Abdul Gawi Djafar, Abdillah Alhasni, dan Vino Biya" lanjutnya.
Adapun dari sisi gender yakni Heldi Alam, Rensi Makuta, dan Silviana Saidi yang juga diperhitungkan oleh Kevin pada perhelatan Pilkada Boalemo nanti.
"Mungkin, yang bisa jadi Bapaslon ke lima adalah Dedy Hamzah dan Vino Biya, atau Dedy Hamzah dan Hardi Mopangga," pungkasnya.
Berikut lima bakal pasangan calon yang diprediksi akan maju di Pilkada Boalemo:
1. Burhanudin Pulubuhu dan Rivendi Luawo
Burhanudin Pulubuhu merupakan Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Mantan Kapolres Kepulauan Selayar, Soppeng, Jeneponto itu, turut mengikuti Pilkada Boalemo 2024.
Burhanudin bukan wajah baru bagi masyarakat Kabupaten Boalemo.
Diketahui, Burhanudin Pulubuhu pernah mendaftar Pilkada Boalemo 2011.
Kali ini dia kembali ikut perhelatan Pilkada Boalemo dengan menggaet Rivendi Luawo yang berprofesi sebagai wartawan senior untuk menjadi calon wakil bupatinya.
Menurut Kevin, Rivendi yang berpengalaman selama 18 tahun sebagai jurnalis, dapat bersinergi dengan kepemimpinan dari Burhanudin yang terkenal dengan ketegasan dan ketulusannya saat menjabat sebagai anggota polisi Indonesia.
Untuk saat ini keduanya sudah memasuki tahapan verifikasi faktual dan tinggal selangkah lagi untuk mendaftarkan diri di KPU Boalemo sebagai pasangan calon perseorangan.
2. Wahyudin Lihawa dan Riko Jaini
Sosok Wahyudin Lihawa, bakal calon Bupati Boalemo Provinsi Gorontalo jalur perseorangan.
Pasangan dari Riko Djaini itu, telah menyelesaikan perbaikan persyaratan dukungan kepada KPU pada Jumat 7 Juni 2024.
Wahyudin juga merupakan seorang Founder dan CEO PT. Batata Sistem Caraka (BSC Consulting) Sejak 2011 hingga sekarang.
Ia merupakan putra asli Kecamatan Tilamuta, yang menerima beasiswa jalur 10 Putra Terbaik Gorontalo dari Yayasan Lamahu yang diinisiasi Presiden ke-3 BJ Habibie dan Ciputra.
10 putra terbaik Gorontalo tersebut mendapatkan beasiswa ke Jakarta. Wahyudin tinggal di jakarta bahkan sampai meraih gelar S-2 nya.
Ia memiliki gelar S-2 Magister Kesehatan, Keselamatan Kerja di Universitas Indonesia.
Selain itu Riko Jaini juga merupakan anggota petahana DPRD Kabupaten Boalemo juga merupakan tokoh terkenal.
"Bersanding dengan Wahyudin, Riko yang memegang gelar doktornya bisa menjadi tolak ukur dalam perhelatan Pilkada Boalemo," ujar Kevin.
Baca juga: Wahyudin Lihawa dan Riko Jaini Lolos Verifikasi Administrasi Pilkada Boalemo 2024
3. Sumarwoto dan Nurmawan Pakaya
Sumarwoto merupakan tokoh pendidikan di Boalemo.
Ia pernah menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, hingga Kepala Sekolah Internasional di Jepang.
"Gelar doktornya di bidang pendidikan, juga menjadi tolak ukur penting yang bisa untuk menaikan kualitas pendidikan yang ada di Boalemo, jika ia terpilih nanti," kata Kevin.
"Menggaet Nurmawan Pakaya, salah satu kader Muda Partai Gerindra, Bapaslon ini sangat unggulkan dari segi Milenial," lanjutnya.
Nurmawan yang juga memiliki pengalaman kerja sebagai Staf Ahli Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Gerindra, bisa menjadi tombak di perhelatan Pilkada Boalemo nantinya.
"Untuk partai Gerindra akan berkoalisi dengan PAN dan akan mengusung Sumarwoto dan Nurmawan Pakaya," ujar kevin.
4. Rum Pagau dan Lahmudin Hambali
Rum Pagau merupakan mantan Bupati Boalemo.
Ia kini digadang-gadang sebagai calon favorit kandidat bakal calon Bupati Boalemo pada Pilkada 2024.
Menurut Kevin, Rum Pagau akan kuat jika bersanding dengan Lahmudin Hambali.
Lahmudin Hambali merupakan merupakan mantan Bupati Boalemo periode 2012-2017.
Ia saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Periode 2019-2024.
"Untuk Rum Pagau dan Lahmudin sudah tidak asing lagi, pertemuan rutin yang terus mereka jalani sudah dapat terlihat, jadi kemungkinan besar mereka bisa menjadi pasangan calon," ujarnya.
Ia menduga Golkar dan NasDem akan berkoalisi pada Pilkada Boalemo nanti.
"Jika mengusung Rum dan Lahmudin, bisa saja koalisi tersebut bisa terjadi dan semua itu akan lebih menarik jika ada koalisi gemuk nantinya," ulasnya.
Baca juga: Nasib 3 Caleg DPRD Provinsi Gorontalo Dapil 6, Sempat Kalah Suara Pemilu 2024 Kini Comeback di PSU
5. Dedy Hamzah dan Hardi Mopangga
Pasangan ini disebut potensial menurut Kevin.
Dedy Hamzah dan Hardy Mopangga memiliki segudang pengalaman sebagai wakil rakyat.
"Untuk Dedy dan Hardi ini sangat mungkin terjadi, bisa dilihat dari keduanya yang merupakan pimpinan partai dan keduanya selalu melakukan pertemuan secara terbuka di depan publik yang bisa saja menandakan hal ini terjadi," jelas Kevin.
Menurut Kevin, Jika menilik dari bakal pasangan calon tadi, PDIP dan Demokrat bisa berkoalisi dengan mengusung Dedy dan Hardi, walaupun di DPP sendiri Koalisi tersebut sangat jarang terjadi.
"PDIP banyak sekali kader yang bisa menjadi calon bupati, mulai dari Dedy Hamzah yang sudah nyatakan diri untuk maju di Pilkada, Ketua DPRD Eka Putra, dan juga Harijanto Mamangkey," tandasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wajah-wajah-bakal-pasangan-calon-bupati-dan-wakil-bupati.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.