Banjir Danau Limboto
Kisah Perjuangan Beni Hiola Selamat dari Banjir Kabupaten Gorontalo, Berjalan Pakai Lutut
Pasangan suami istri (Pasutri) lansia, menceritakan detik-detik terjadinya bencana banjir di Kabupaten Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Beni-Hiola-dan-sang-istri-selamat-dari-bencana-banjir-di-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
Beruntung salah satu cucunya mendatangi rumah mereka.
"Banjir saat itu sudah tinggi, dan saat ini sudah mau menyentuh atap rumah," terangnya.
Tanpa membawa barang apapun, sang cucu langsung membawa keduanya ke lokasi pengungsian, menggunakan perahu.
Kini Beni dan Sa'a tinggal di posko pengungsian Kantor Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Saat ini kondisi keduanya dalam keadaan sehat.
Ia tak menghiraukan lagi barang-barang yang ia tinggalkan.
"Ada TV dan radio, tapi biar saja yang penting selamat," pungkasnya. (*)