Banjir di Kota Gorontalo
Cerita Nova Silud, Banjir Gorontalo Datang saat Hendak Tidur
Nova Silude (52) warga banjir terdampak di Kekurangan Ipilo, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo menceritakan pengalamannya
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO- Nova Silude (52) warga banjir terdampak di Kekurangan Ipilo, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo menceritakan pengalamannya selamat dari banjir yang menimpa kediamanannya, Kamis, (10/09/2024) Malam.
Saat itu tepat pukul 23:20 Wita, Nova sedang bersiap-siap tidur bersama keluarganya, secara mengejutkan air naik hingga menyentuh dadanya, ditambah saat itu dalam keadaan gelap gulita.
"Saya sudah siap-siap tidur dan sementara menyemprotkan cairan anti nyamuk, tiba-tiba air masuk dan 30 menit kemudian air sudah sampai setinggi dada" tuturnya kepada Tribungorontalo.com, Jumat (12/09/2024).
Sesaat setelah itu dirinya panik, dan mangabari keluargaanya untuk segera bangun dan segera mencari tempat pengungsian yang terdekat.
"Saya langsung lari keluar rumah disusul adik saya, malam itu kami langsung cari tempat pengungsian," tuturnya.
Walaupun begitu lanjut Nova, rumah yang ditingalinya tidak dibiarkan begitu saja, adik Iparnya bertahan di rumah untuk mengantisipasi adanya pencurian.
"Adik ipar saya bertahan di sana, dia tinggal di loteng rumah," ujarnya.
Bukan hanya Nova, sejumlah korban longsor juga mengeluhkan hal yang sama, termasuk Ranti Djunubi (35).
Ranti menyampaikan dirinya dalam keadaan tidur bersama anaknya. Parahnya suaminya tidak berada di rumah saat banjir memasuki rumahnya.
"Saat itu diwaktu tengah malam, saya tidur tiba-tiba kaget, banjir sudah naik di kasur, saya melompat dan membangunkan dua anak saya," pungkasnya.
Ranti berharap warga tidak membuang sampah sembarangan, karena luapan sungai Bone biasanya terjadi karena sampah yang menumpuk di sungai.
"Tolonglah untuk warga sekalian tidak membuang sampah di Sungai Bone, karena itu berdampak banjir ke kami," imbuhnya.
Diketahui Ranti Djunubi dan Nova Silude masih menjadi salah satu pengungsi di aula Rumah Dinas Walikota Gorontalo.
Bahkan Ranti mengungkapkan tidak akan pulang sebelum air benar-benar surut dan hujan tidak terjadi lagi di kota Gorontalo.
"Kami tidak mau kejadian lagi, pada pagi hari rumah baru dibersihkan dari banjir malam harinya banjir lagi, bahkan lebih parah," tuturnya. (*)
| BWS Sulawesi II Gorontalo Izinkan Warga Jebol Tanggul, Janji Kirim Alat Besar di Kelurahan Dembe |
|
|---|
| Muak 7 Bulan Rumah Tergenang Banjir, Warga Dembe Kota Gorontalo Nekat Jebol Tanggul Danau Limboto |
|
|---|
| 2 Bulan Pasutri Korban Banjir Ini Tinggal di Tenda, Hanya Bisa Pasrah Menunggu Bantuan Pemerintah |
|
|---|
| SDN 13 Kota Barat Gorontalo Masih Terendam Banjir, Libur Terpaksa Diperpanjang |
|
|---|
| BNPB Gelontorkan Dana Tanggulangi Darurat Bencana Provinsi Gorontalo Rp 2 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nova-Siludem-korban-banjir-Gorontalo-ffff.jpg)