Orang Hanyut di Pohuwato
Cerita Rolin Amana, Korban Selamat saat Hanyut di Bendungan Pohuwato Gorontalo
Cerita Rolin Amana (15), korban selamat selah hanyut di Bendungan di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rolin-Amana-15-korban-selamat-sffff.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO- Cerita Rolin Amana (15), korban selamat selah hanyut di Bendungan di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Alan sapaan Rolin mengungkapkan detik-detik ketika dirinya dan Wiranto (21) tenggelam bersama di bendungan tersebut.
Alan mengungkapkan bahwa saat melihat Wiranto tenggelam, dirinya langsung meloncat dari atas bendungan untuk menyelamatkan temannya.
Derasnya arus air menyebabkan Alan juga ikut tenggelam hingga ke dasar sungai.
Di dasar bendungan, Alan bertemu dengan Wiranto. Alan berusaha mendekap dan membawa Wiranto ke permukaan, tapi gagal karena derasnya arus di bendungan
"Ketika saya melihat Wiranto tenggelam, saya langsung meloncat dari atas bendungan untuk menolongnya. Di dasar sungai, saya berusaha mendekap Wiranto dan membawanya ke atas, tapi tidak bisa karena arus yang sangat deras," kata Alan.
Wiranto yang melihat kondisi Alan yang kritis, akhirnya memutuskan untuk menyelamatkan Alan terlebih dahulu.
"Wiranto berkata kepada saya, 'Saya dulu Alan,' lalu dia menendang saya ke atas permukaan air," cerita Alan.
Sesaat setelah dilepas Wiranto, Alan terbawa arus ke permukaan dan pingsan.
Beruntung, warga yang melihat kejadian tersebut segera membantu dan membawa Alan ke puskesmas terdekat.
Sebelum insiden terjadi, Alan sebenarnya sudah melarang Wiranto untuk terjun ke dalam bendungan.
"Saya sudah melarang Wiranto untuk terjun, tapi dia tetap ingin mencoba berenang di bendungan dengan berkata, 'Saya mo coba dulu'," ungkap Alan.
Karmila Polontolo (22) Kakak Ipar Wiranto menyampaikan bahwa, sebelum kejadian, Wiranto sering bercerita tentang almarhum ayahnya dan sering memposting status di WhatsApp tentang ayahnya.
"Wiranto sering bercerita tentang almarhum ayahnya dan memposting status tentang ayahnya di WhatsApp. Dan ibunya, akhir-akhir ini sering bermimpi tentang Wiranto, seperti ada tanda-tanda," kata Karmila kepada tribungorontalo.com, Selasa (09/07/2024).
Saat ini, lanjut Karmila, Ibu Wiranto tidak lagi mau makan semenjak hanyutnya Wiranto.