Minggu, 15 Maret 2026

Orang Hanyut di Pohuwato

BREAKING NEWS Bocah 6 Tahun yang Hanyut di Sungai Popayato Pohuwato Gorontalo Ditemukan Tewas

Bocah Rampi Samindi (6) korban yang hanyut bersama kakeknya, Yunus Ismail (52), di Sungai Popayato, Pohuwato, Gorontalo ditemukan Kamis (20/06/2024)

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS Bocah 6 Tahun yang Hanyut di Sungai Popayato Pohuwato Gorontalo Ditemukan Tewas
Tim SAR
Bocah Rampi Samindi (6) korban yang hanyut bersama kakeknya, Yunus Ismail (52), di Sungai Popayato, Pohuwato, Gorontalo ditemukan Kamis (20/06/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO - Bocah Rampi Samindi (6) korban yang hanyut bersama kakeknya, Yunus Ismail (52), di Sungai Popayato, Pohuwato, Gorontalo ditemukan Kamis (20/06/2024)

Jasad Rampi ditemukan penambang pasir di sekitar Jembatan Bunto, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

Kepala Pos SAR Marisa. Kabupaten Pohuwato, Alfrits Rottie, mengungkapkan bahwa jasad Rampi ditemukan dalam keadaan utuh dan mengapung di Sungai Popayato.

"Jasad Rampi ditemukan dalam keadaan utuh sementara mengapung di sungai Popayato tepatnya di sekitar jembatan bunto," kata Alfrits kepada tribungorontalo.com, Kamis (20/06/2024)

Rampi ditemukan satu kilometer dari lokasi awal hanyut bersama kakeknya, Yunus Ismail.

"Jasad Rampi ditemukan satu kilometer dari lokasi awal hanyutnya Rampi bersama kakeknya," jelas Alfrits lebih lanjut.

Bocah Rampi Samindi (6) korban yafffff
Bocah Rampi Samindi (6) korban yang hanyut bersama kakeknya, Yunus Ismail (52), di Sungai Popayato, Pohuwato, Gorontalo ditemukan Kamis (20/06/2024)

Petugas BPBD Pohuwato, Romi Mbuinga, menyampaikan bahwa setelah ditemukan, ayah Rampi, Nafli Samindi (47), langsung menuju lokasi penemuan mayat anaknya.

"Setelah ditemukan, ayahnya, Nafli Samindi, langsung menuju lokasi penemuan mayat anaknya dan langsung menangis," ujar Romi, menggambarkan suasana haru di lokasi penemuan.

Mayat Rampi segera dibungkus menggunakan kantung mayat oleh tim Basarnas Pohuwato dan dibawa ke rumah duka.

"Mayat Rampi telah dibungkus menggunakan kantung mayat oleh Basarnas Pohuwato dan langsung dibawa ke rumah duka," tambah Romi.

Tragedi ini bermula ketika Rampi bersama kakeknya, Yunus Ismail, berusaha menyeberangi Sungai Popayato pada Selasa (17/08/2024) untuk memindahkan sapi.

Keduanya hanyut terbawa arus sungai yang deras. Yunus Ismail ditemukan pada Selasa (18/06/2024), sekitar tujuh kilometer dari lokasi awal hanyut.

Sementara pencarian terhadap Rampi terus berlanjut hingga akhirnya ditemukan pada Kamis (20/06/2024). (*/Rahman)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved