Longsor Tambang Emas Suwawa
Cerita Rizki Ramadan Badjuka, Sosok Nakes Mandikan 13 Jenazah Korban Longsor Tambang Suwawa
Rizki Ramadan Badjuka (25) merupakan tenaga kesehatan dari Biddokes Polda Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rizki-Ramadan-Badjuka.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rizki Ramadan Badjuka (25) merupakan tenaga kesehatan dari Biddokes Polda Gorontalo.
Sejak ditugaskan ke lokasi tambang emas Suwawa pada Minggu (11/7/2024), Rizki telah memandikan belasan jenazah.
Sebanyak 12 jenazah merupakan korban longsor di tambang emas Suwawa, Desa Tulabolo, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
"Sampai dengan hari ini, sudah ada 13 jenazah yang saya mandikan," ungkapnya.
Sementara satu jenazah merupakan korban banjir yang dievakuasi ke posko kesehatan.
"Ada satu orang selain korban longsor," bebernya.
Rizki menuturkan, kondisi mayat saat dimandikan sudah tak bisa teridentifikasi wajahnya.
Beberapa di antantaranya, wajah sudah bengkak.
Seluruh jenazah berjenis kelamin laki-laki usia sekitar 30-an tahun.
Rizki mengaku kerap kekurangan air saat memandikan jenazah.
"Kita kemarin memandikan jenazah di masjid, namun saat ini sudah ada tempat sendiri," tukasnya.
Rizki kini masih berada di posko kesehatan untuk menunggu korban hasil evakuasi dari lokasi menggunakan helikopter.
Hingga kini, laporan terakhir sudah ada total 140 korban dalam bencana tersebut.
23 orang dinyatakan meninggal dunia, 90 orang selamat, dan 31 di antaranya masih dalam proses pencarian.
Baca juga: Mayat Petugas PLN Ditemukan Hanyut di Kawasan Tambang Emas Suwawa, Diduga Jatuh dari Perahu
Update Terkini Data Korban Longsor
23 Orang Meninggal Dunia hingga Rabu (10/7/2024) 13.00 Wita