Festival Pesona Pohon Cinta 2024
Tarian Kreasi Mohala Duo Hiasi Festival Pesona Pohon Cinta 2024 di Pohuwato Gorontalo
Tarian Mohala Duo merupakan salah satu tarian yang dirancang untuk memperlihatkan kebiasaan masyarakat Gorontalo dalam menangkap ikan duo (nike).
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penampilan-Tarian-Kreasi-Baru-Mohala-Duo-di-Festival-Pesona-Pohon-Cinta.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tarian kreasi Mohala Duo ditampilkan dengan megah oleh sejumlah sekolah di Provinsi Gorontalo dalam ajang lomba kreasi tarian di Festival Pesona Pohon Cinta pada Kamis malam (05/07/2024).
Acara ini berhasil menarik perhatian banyak penonton yang ingin menyaksikan keunikan budaya lokal dalam bentuk tarian.
Tarian Mohala Duo merupakan salah satu tarian yang dirancang untuk memperlihatkan kebiasaan masyarakat Gorontalo dalam menangkap ikan duo (nike).
Dengan pantauan langsung dari tribungorontalo.com, sekitar 10 sekolah dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo ikut serta dalam lomba kreasi tarian Mohala Duo.
Berbagai macam gerakan tarian baru yang mencerminkan kehidupan nelayan Gorontalo dipertontonkan dengan penuh semangat dan kreativitas.
Gerakan-gerakan dalam tarian ini tidak hanya menggambarkan proses menangkap ikan duo, tetapi juga mencerminkan kehidupan sehari-hari para nelayan.
Dengan kostum yang didesain menyerupai pakaian tradisional nelayan Gorontalo, para penari berhasil menghadirkan suasana laut dan kehidupan pesisir yang kental dengan budaya lokal.
Salah satu penonton, Irma Saleh (34), mengungkapkan kekagumannya terhadap tarian kreasi Mohala Duo yang dipertontonkan.
"Saya terkejut melihat tarian kreasi baru ini. Gerakan-gerakannya begitu energik dan kostumnya sangat menggambarkan nelayan Gorontalo yang sedang mencari ikan duo. Ini pertama kalinya saya melihat tarian seperti ini," ujarnya.
Irma juga menambahkan bahwa penampilan para penari sangat memukau dan berhasil membawa penonton merasakan kehidupan para nelayan di Gorontalo.
"Penampilan mereka benar-benar memukau. Saya merasa seperti sedang berada di tengah-tengah para nelayan yang sedang menangkap ikan. Ini pengalaman yang luar biasa," tambahnya.
Rusmiyati Pakaya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pohuwato, mengapresiasi para peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba kreasi tarian Mohala Duo.
"Kami sangat bangga dengan kreativitas dan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta. Tarian Mohala Duo bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sarana untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Gorontalo kepada generasi muda dan masyarakat luas," katanya.
Dengan adanya lomba kreasi tarian Mohala Duo ini, diharapkan budaya lokal Gorontalo dapat terus dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda.
Ajang ini juga menjadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun internasional, untuk datang dan mengenal lebih dekat budaya dan kehidupan masyarakat Gorontalo.
"Melalui tarian ini, nilai-nilai budaya dan tradisi lokal dapat terus dijaga dan dilestarikan untuk masa depan," tutup Rusmiyati.
Dengan semangat dan kreativitas yang ditunjukkan dalam Festival Pesona Pohon Cinta, tarian Mohala Duo menjadi bukti bahwa budaya lokal Gorontalo terus hidup dan berkembang, menjadi daya tarik yang memikat hati banyak orang. (**)