Viral Lokal
3 Fakta Pencarian Orang Hilang di Sungai Monano Gorontalo, Bau Bangkai Tercium Sekitar TKP
Simak tiga fakta pencarian orang hilang di sungai Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Basarnas-Gorontalo-mencari-korban-yang-jatuh-ke-sungai-di-Desa-Monano-Kabupaten-Bone-Bolango.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango – Simak tiga fakta pencarian orang hilang di sungai Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Proses pencarian terus dilakukan tim gabungan Basarnas Gorontalo bersama personel TNI Polri, Tagana, BPBD, hingga masyarakat setempat.
Proses pencarian saat ini sudah memasuki hari ketiga. Kendati sudah menggunakan drone, korban belum juga ditemukan.
3 Fakta pencarian orang hilang di sungai Desa Monano
1. Warga Cium Bau Bangkai
Terinformasi warga disekitar jembatan monano mencium bau bangkai. Hal itu menimbulkan asumsi masyarakat bahwa korban masih di sekitar lokasi jembatan.
Sekitar 60 meter dari Jembatan Desa Monano, Kecamatan Bone, Bone Bolango Gorontalo warga mencium bau bangkai.
Hal itu diungkapkan langsung Kepala Desa Monano, Amirudin Tohopi kepada TribunGorontalo.com, Senin (24/6/2024) malam
Amirudin mengatakan pihaknya sudah mengarahkan alat untuk mencari keberadaan sumber bau tersebut.
"Tadi sudah ada tanda-tandanya, baunya itu jadi alat yang kerja jalan itu masih saya arahkan kesitu," ungkapnya.
"Kurang lebih sekitar 60 meter dari jembatan warga mencium bau busuk seperti bangkai, cuman tadi sudah ramai padat orang, jadi saya sudah tidak mencium bau itu," tambahnya.
Namun proses pencarian masih dilakukan oleh warga dan pemerintah setempat. Hingga pukul 18.35 Wita korban yang dikabarkan hilang di sungai Desa Monano belum ditemukan.
"Belum ditemukan masih dalam pencarian, sumber bau itu juga masih ditelusuri," jelasnya.
2. Pencarian Sudah Memasuki Hari Ke-3
Pencarian terhadap orang hilang itu juga sudah memasuki hari ketiga. Sejak Sabtu 22 Juni 2024 Tim SAR Gorontalo mendapatkan informasi orang hilang.
Mendapat kabar tersebut Basarnas Gorontalo gerak cepat melakukan pencarian terhadap orang hilang.