Breaking News

Banjir di Gorontalo

5 Longsor dan Banjir yang Terjadi Saat Cuaca Ekstrem Melanda Gorontalo dalam 4 Hari

Cuaca ekstrem terjadi dalam sepekan terakhir telah menyebabkan sejumlah kejadian longsor dan banjir di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo 

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
KOLASE TRIBUNGORONTALO
Daftar kejadian banjir dan longsor di Provinsi Gorontalo yang terjadi dalam sepekan.  

TIRBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Cuaca ekstrem terjadi dalam sepekan terakhir telah menyebabkan sejumlah kejadian longsor dan banjir di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo 

Kejadian longsor dan banjir itu hanya berselang beberapa hari yang dimulai sejak 19 - 22 Juni 2024.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunGorontalo.com dari BPBD Provinsi Gorontalo, terdapat 5 kejadian banjir dan longsor di 4 wilayah. 

Berikut daftar kejadian banjir dan longsor yang terjadi dalam kurun waktu empat hari di Provinsi Gorontalo:

1. Longsor di Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. 

Hujan deras mengguyur wilayah Gorontalo sejak malam hingga pagi hari telah menyebabkan longsor di Kabupaten Boalemo, Rabu (19/6/2024). 

Akibatnya, akses jalan menuju 8 desa di wilayah tersebut putus, hingga membuat aktivitas warga menjadi terganggu.

Penata Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan Logistik, BPBD Provinsi Gorontalo, Mohamad Tahir Laendeng mengatakan, titik yang paling parah dari kejadian longsor tersebut berada di daerah perbukitan. 

"Hujan deras yang terjadi sejak malam hingga pagi ini telah menyebabkan tanah longsor di beberapa lokasi. Kami menerima laporan bahwa akses jalan menuju 8 desa di wilayah itu terputus total," ujar Tahir melalui sambungan telepon. 

Adapun 8 desa yang terdampak longsor tersebut meliputi Desa Bubaa, Lito, Apitalau, Bangga, Bukit Karya, Limbatihu, Olibu, dan Towayu. 

Kata Tahir, tim BPBD Boalemo bersama dengan personil TNI, Polri, dan relawan setempat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membuka akses jalan yang tertutup longsor

"BPBD Boalemo sedang berusaha untuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan. Proses ini membutuhkan waktu karena cuaca yang masih belum kondusif," tambahnya. 

2. Banjir di Kecamatan Boliyohuto dan Bilato Kabupaten Gorontalo

Usai kejadian longsor di Kabupaten Boalemo pada pagi, bencana susulan kembali terjadi di Kabupaten Gorontalo.

Untuk bencana yang terjadi di wilayah tersebut adalah banjir yang menghantam dua kecamatan di kabupaten tersebut. 

Dua kecamatan yang terdampak banjir itu meliputi Kecamatan Bilato dan Boliyohuto  akibat curah hujan lebat yang melanda sejak malam hingga siang hari, Sabtu (19/6/2024). 

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Ferdi Adam, untuk banjir di Kecamatan Bilato terinformasi sejak malam hari sudah terendam banjir. Namun di saat siang hati air mulai surut. 

Sementara, untuk wilayah di Kecamatan Boliyohuto yang terdampak banjir berada di Desa Sidomulyo, tepatnya kompleks SMPN 1 Boliyohuto. 

Berdasarkan laporan, hanya ada satu rumah warga yang terdampak banjir di wilayah itu.

"Dari informasi yang kami dapatkan, kemungkinan warga yang memiliki kediaman itu sudah mengungsi," imbuhnya. 

3. Jalan putus di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. 

Sungai Bone yang mengamuk menyebabkan abrasi sungai di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Bone Bolango, Kamis (20/6/2024) dini hari.

Abrasi ini mengakibatkan akses jalan desa terputus total, tiang listrik ambruk, dan empat rumah mengalami mati listrik.

Longsor tersebut mengikis habis badan jalan, sehingga kendaraan dari arah Kecamatan Botupingge dan Suwawa Selatan tidak bisa melintas.

Tak hanya itu, tiang listrik yang berada di jalan itu juga ikut ambruk ke sungai Bone. Akibatnya, sejumlah kendaraan seperti motor, bentor, dan mobil terpaksa berhenti.

Longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dini hari. Akibatnya, akses jalan tidak bisa dilewati dan empat rumah di sekitar lokasi longsor mengalami mati listrik, salah satunya adalah rumah yang menjual air galon isi ulang.

Listrik di area tersebut terpaksa dimatikan pihak PLN untuk menghindari bahaya.

4. Banjir di Kelurahan Bugis Kota Gorontalo

Hujan deras mengguyur sebagian wilayah Provinsi Gorontalo sejak malam hari pada Rabu (19/6/2024), mengakibatkan Sungai Bone meluap.

Dampaknya, sejumlah kelurahan di bantaran Sungai Bone, terendam banjir, Kamis (20/6/2024). 

Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, kelurahan di dua kecamatan di Kota Gorontalo terendam. 

Kelurahan Bugis di Kecamatan Dumbo Raya dan Kelurahan Padebuolo di Kecamatan Kota Timur, terendam banjir setinggi betis orang dewasa.

Sejak dini hari, masyarakat mulai berkemas. Barang-barang penting yang tak bisa kena air, diungsikan. 

Sejumlah mobil kap terbuka lalu lalang di dua wilayah ini untuk melakukan evakuasi barang-barang berharga.

Meski sebetulnya, beberapa barang tidak sempat diselamatkan. 

Sebagai informasi, Sungai Bone terbentang dari Kabupaten Bone Bolango ke Kota Gorontalo

Sungai Bone berhulu di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.

Dari hulu, ia mengalir meliuk bagaikan ular raksasa, melewati berbagai desa dan kecamatan, hingga akhirnya bermuara di Teluk Tomini, Kota Gorontalo.

5. Jalan putus di Desa Monano Kabupaten Bone Bolango

Sebuah jalan yang berdekatan dengan jembatan di Desa Monano, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo putus pada Sabtu (22/06/2024).

Jembatan tersebut dikabarkan putus sekira pukul 05.00 Wita.

Kabar putusnya jembatan di jalan penghubung Gorontalo - Bolaang Mongondow Sulawesi Utara ini beredar di media sosial Facebook.

Tampak unggahan video dan foto memperlihatkan jembatan yang putus akibat banjir.

Terlihat jembatan putus dan tidak bisa dilalui semua kendaraan. Banjir yang berada di lokasi tersebut menyebabkan longsor di pinggiran sungai.

Diketahui, pada insiden ini juga terdapat seorang warga yang jatuh pada lokasi kejadian. 

Hingga saat ini, Tim Gabungan SAR sementara warga yang hanyut tersebut. (*/Husnul) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved