Pemkot Gorontalo
Dinas Pariwisata Kota Gorontalo Fokus Kembangkan Wisata Budaya, Zamroni Agus: Termasuk Kota Tua
Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Gorontalo fokus mengembangkan wisata budaya di Gorontalo.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pariwisata-Kota-Gorontalo-Zamroni-Agus.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Gorontalo fokus mengembangkan wisata budaya di Gorontalo.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Gorontalo, Zamroni Agus, mengatakan wisata budaya dan industri pariwisa menjadi langkah strategis mereka.
Kota Gorontalo disebut sebagai pusat kebudayaan Provinsi Gorontalo.
Kota Gorontalo memiliki Benteng Otanaha hingga sejumlah makam para pemuka agama terdahulu.
Banyaknya sanggar seni di Kota Gorontalo juga menjadi nilai tambah.
"Termasuk Kota Tua juga menjadi fokus wisata budaya kami. Di sana banyak peristiwa sejarah yang terjadi," kata Zamroni kepada TribunGorontalo.com, Rabu (19/6/2024).
Direktorat Jenderal Cipta Karya, Diana Kusumastut, sempat berkunjung ke Gorontalo beberapa waktu lalu.
Ia pun mendukung pendukung pengembangan industri pariwisata seperti hotel, transportasi, hingga oleh-oleh khas Gorontalo.
Sebab, menurutnya, ketika wisatawan berkunjung ke Gorontalo pasti akan mampir ke Kota Gorontalo.
"Entah waktu baru sampai di Gorontalo atau mau pulang dari Gorontalo pasti mampir untuk sekadar membeli oleh-oleh," tambahnya.
Beberapa hotel besar berbintang saat ini memang berada di wilayah Kota Gorontalo. Sebut saja Grand Q Hotel, Fox, dan Aston Hotel.
Tempat wisata alam di Kota Gorontalo sangat minim membuat Pemkot Gorontalo memilih fokus pada akomodasi pariwisata.
"Jadi kami sudah tidak fokus di objek wisatanya lagi. Kami akan fokus pada akomodasi kebutuhan pariwisata skala provinsi," tandasnya. (Adv)