Selasa, 3 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

1.191 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kota Gorontalo

Berdasarkan data dirilis Dinas Sosial Kota Gorontalo sebanyak 1.191 kepala keluarga (KK) dengan total 3.693 jiwa terdampak dari banjir ini.

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto 1.191 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kota Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/HUSNULPUHI
Para korban banjir Kota Gorontalo mengungsi di sekolah pada Kamis 20 Juni 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Banjir yang melanda Kota Gorontalo akibat luapan Sungai Bone, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo telah berdampak pada ribuan warga. 

Berdasarkan data dirilis Dinas Sosial Kota Gorontalo sebanyak 1.191 kepala keluarga (KK) dengan total 3.693 jiwa terdampak dari banjir ini.

Hujan deras yang mengguyur Desa Pinogu Kabupaten Bone Bolango, sejak malam hari kemarin hingga pagi tadi Kamis (20/6/2024).

Akibatnya air Sungai Bone meluap dan merendam permukiman di dua kecamatan Kota Gorontalo.

Dua kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Kota Timur dan Dumbo Raya.

Dua wilayah itu memang berdekatan dengan aliran Sungai Bone menuju ke muara Kota Gorontalo. 

Menurut laporan BPBD Kota Gorontalo, bahwa wilayah yang paling parah terdampak dari banjir itu berada di Kecamatan Dumbo Raya. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Gorontalo, Mahmud Baderan mengatakan, bahwa pihaknya telah mendirikan posko darurat untuk membantu warga yang terdampak banjir. 

"Sesuai perintah Pj Wali Kota Gorontalo, kami diperintahkan untuk membuat posko banjir di Kantor Wali Kota ini," ungkap Mahmud saat ditemui Kamis (20/6/2024). 

Sementara, untuk tempat pengungsian, telah dibuatkan di SDN 38 Hulonthalangi dan SDN 41 Hulonthalangi, Kota Gorontalo.

Para pengungsi mendapatkan makanan cepat saji, air bersih, selimut, dan layanan kesehatan. 

Diketahui, terdapat 48 KK dengan 179 jiwa warga yang mengungsi di dua sekolahan itu. 

SDN 38 Hulonthalangi : 48 KK, 172 jiwa, sementara SDN 41 Hulonthalangi, hanya ada 7 jiwa. 

Hadijah Hujuala (53) pengungsi mengungkapkan, bahwa sejak pagi hari ia membutuhkan tempat pengungsian tersebut. 

Sebab, usai Hadijah mengevakuasi barang berharga di rumahnya sekira pukul 05.00 Wita, ia bersama 3 keluarganya menuju ke Taruna Remaja untuk beraman diri. 

Nanti di pukul 10.00 Wita ia baru bisa mendapatkan bantuan tempat pengungsian di SDN 38 Hulonthalangi, Kota Gorontalo. 

"Cukup lama saya dengan keluarga berada di Taruna Remaja, kemungkinan sekitar 5 jam. Karena belum ada tempat pengungsian yang tersedia, nanti di pukul 10.00 Wita pihak Dinsos mengungsikan kami ke SDN ini," ucap Hadija saat ditemui di tempat pengungsian, Kamis (20/6/2024). 

Dengan bantuan tersebut, Hadija mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan tempat yang aman dan bantuan dari pemerintah. 

"Kami sangat berterima kasih ke semua pihak yang telah membantu kami di saat sulit ini. Bantuan yang diberikan sangat membantu kami untuk bertahan," sambungnya. 

Tak hanya memberikan bantuan pengungsian, bahkan pemerintah Kota Gorontalo juga turut menyalurkan bantuan makanan siap saji kepada para pengungsi itu. 

Bantuan ini baru diterima para pengungsi di siang hari, dan yang memberikan langsung Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid.  

Berikut rincian jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo:

- Kelurahan Bugis, 1.011 KK dan 3.169 jiwa. 

- Kelurahan Botu, 104 KK dan 456 jiwa.

- Kelurahan Tenda, 76 KK dan 77 jiwa. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved