Korban Sungai Popayato

Cuaca Estrem Menyulitkan Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Popayato Gorontalo oleh Tim SAR

Memasuki hari kedua pada Rabu (19/6/2024), Tim SAR dibantu masyarakat setempat, masih memfokuskan pencarian di sepanjang Sungai Popayato.

Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
tribunGorontalo
Proses pencarian bocah hanyut di Sungai Popayato oleh tim SAR, Pohuwato Goromntalo, Rabu (19/06/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Proses pencarian bocah tenggelam di Sungai Popayato, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, terus dilakukan.

Memasuki hari kedua pada Rabu (19/6/2024), Tim SAR dibantu masyarakat setempat, masih memfokuskan pencarian di sepanjang Sungai Popayato.

Hal itu disampaikan langsung oleh Alfrits Rottie Kepala Pos Sar Marisa Kabupaten Pohuwato kepada tribungorontalo.com, Rabu (19/06/2024).

Dijelaskannya, pencarian menemukan kendala, karena arus sungai yang begitu deras dan keruh ditambah cuaca hujan gerimis yang mengguyur Popayato.

Baca juga: Korban Selamat Tregedi Maut Sungai Popayato Gorontalo Ceritakan Kronologi Kakek dan Adiknya Hanyut

"Arus sungai begitu deras dan keruh, sehingga itu menjadi kendala utama kami," paparnya.

Namun, diperkirakan tubuh dari Rampi Samidi yang hilang telah terbawa arus hingga ke laut Popayato.

"Karena badannya kecil, diperkirakan tubuhnya hanyut dan terbawa hingga ke laut," paparnya.

Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan pencarian dengan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan Rampi Samidi.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Dunggio mengatakan saat ini pencarian terbagi di beberapa titik.

Ada yang menyisir sungai mengunakan perahu karet ada juga menggunakan perahu kayu, dibantu juga oleh warga setempat.

"Warga juga ikut membantu, mereka berada di muara sungai menuju kelaut, antisipasi jasad hanyut menuju laut Popayato," ujarnya.

Saat ini lanjut Tuten, pencarian telah mencapai radius 10 meter dari ke arah muara sungai dari titik awal hilangnya Yunus bersama cucunya.

"Pencarian sudah hampir setengah menuju muara sungai, kita antisipasi mayat telah hanyut menuju laut," pungkasnya.

Saat ini harap Tuten pencarian membuahkan hasil, hingga pihak keluarga mendapatkan kejelasan soal jasad dari Rampi.

"Kita bersama unsur terlibat akan terus berupaya untuk menemukan korban satunya lagi, semoga ini cepat selesai," tutupnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved